Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kawasan Puncak Dipadati Wisatawan, Polisi Terapkan One Way Sabtu Pagi

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 15 Mei 2026 - 20:07 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:07 WIB

12 Views ㅤ

Jalur puncak (foto: IG)

Bogor, MINA – Aparat kepolisian akan memberlakukan sistem satu arah atau one way menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, mulai Sabtu pagi (16/5) menyusul prediksi lonjakan wisatawan pada akhir pekan ini.

Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang diperkirakan meningkat signifikan dari arah Jakarta dan sekitarnya.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan sistem one way arah Puncak direncanakan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB.

Namun, pelaksanaannya tetap bersifat situasional tergantung volume kendaraan di lapangan. Polisi juga mengimbau masyarakat mematuhi arahan petugas untuk menghindari kemacetan panjang di jalur wisata tersebut.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Kawasan Puncak memang menjadi salah satu destinasi favorit warga Jabodetabek saat akhir pekan dan musim libur. Selain udara sejuk, wilayah itu dipenuhi objek wisata, penginapan, restoran, hingga agrowisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik.

Kondisi tersebut kerap menyebabkan antrean kendaraan mengular terutama di titik-titik rawan seperti Simpang Gadog, Pasar Cisarua, dan Taman Safari Indonesia.

Pihak kepolisian bersama Dinas Perhubungan juga menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas tambahan, termasuk sistem ganjil genap dan buka-tutup jalur apabila kepadatan meningkat drastis.

Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan prima serta mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak kepadatan pada jam-jam puncak.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Selain fokus pada kelancaran arus kendaraan, aparat keamanan juga meningkatkan pengawasan di kawasan wisata dan tempat peristirahatan.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, parkir liar, serta gangguan keamanan selama meningkatnya mobilitas wisatawan pada akhir pekan. Sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan juga disiagakan di sepanjang jalur Puncak.

Rekayasa lalu lintas di jalur Puncak masih menjadi solusi jangka pendek menghadapi lonjakan kendaraan dari kawasan metropolitan.

Mereka menilai diperlukan penguatan transportasi publik dan penataan kawasan wisata secara lebih terpadu agar kemacetan kronis di jalur Puncak tidak terus berulang setiap musim liburan dan akhir pekan. []

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda