Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khamenei Sudah Diungsikan Saat Serangan Israel–AS Gempur Iran

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:52 WIB

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:52 WIB

39 Views ㅤ

Pemimpin tertinggi di Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Global Defense News)

Teheran, MINA – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan telah diungsikan ke lokasi yang aman saat militer Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke sejumlah titik di Iran, termasuk ibu kota Teheran, Sabtu (28/2).

Hal ini disampaikan sumber yang dikutip oleh beberapa kantor berita internasional, yang menyatakan Khamenei tidak berada di Tehran ketika ledakan terdengar di berbagai wilayah kota tersebut.

Serangan yang dinilai sebagai aksi preventif oleh Tel Aviv itu dilaporkan menargetkan fasilitas militer, gedung pemerintahan, dan struktur strategis lainnya di Tehran serta kota-kota seperti Isfahan dan Karaj. Rentetan ledakan terdengar di pusat kota dan sekitarnya, menyebabkan warga Iran panik dan fasilitas publik seperti ruang udara ditutup untuk penerbangan sipil.

Pemerintah Israel, melalui Menteri Pertahanannya, menegaskan bahwa operasi itu dirancang untuk “menghilangkan ancaman yang muncul dari program nuklir dan rudal Iran”.

Baca Juga: Militer Yaman Klaim Lumpuhkan 1.747 Personel Houthi

Sementara itu, sirene darurat juga berbunyi di seluruh wilayah Israel, memerintahkan warga untuk tetap di dekat zona aman, dan penutupan ruang udara nasional diberlakukan sebagai tindak pencegahan terhadap kemungkinan serangan balasan.

Selain itu, otoritas Iran mengumumkan penutupan ruang udara nasional mereka sebagai respons terhadap serangan tersebut. Layanan telekomunikasi dan internet di kawasan Tehran dilaporkan mengalami gangguan, sementara persiapan untuk kemungkinan serangan balasan oleh pasukan Iran juga tengah dilakukan.

Insiden ini terjadi di tengah upaya diplomatik antara Washington dan Tehran yang sebelumnya berlangsung di Swiss, namun tidak mencapai kesepakatan definitif mengenai program nuklir Iran dan isu terkait pembatasan misil balistik.

Ketegangan yang meningkat tersebut telah memicu kekhawatiran global akan eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Suriah Peringatkan Serangan Israel ke Wilayahnya Ancam Keamanan dan Stabilitas Kawasan

Ketegangan antara Iran dan Israel telah berlangsung bertahun-tahun, sering kali dipicu oleh sengketa atas program nuklir Iran dan dukungan Tehran terhadap kelompok militan di kawasan.

Hubungan kedua negara semakin memanas ketika Amerika Serikat menjadi sekutu dekat Tel Aviv dalam menanggapi perkembangan nuklir dan rudal Iran.

Serangan Sabtu ini merupakan eskalasi militer terbesar dalam beberapa waktu terakhir, dengan potensi dampak signifikan terhadap stabilitas regional dan diplomasi internasional. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Penuhi Tujuh Syarat

Rekomendasi untuk Anda