Surabaya, MINA – Sebanyak 378 jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama Debarkasi Surabaya tiba di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Senin (1/6) malam.
Kedatangan mereka menandai dimulainya fase pemulangan jamaah haji Indonesia melalui embarkasi dan debarkasi terbesar kedua di Tanah Air.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan kloter pertama tersebut berasal dari Kabupaten Probolinggo.
Dari total 380 jamaah dan petugas yang berangkat ke Tanah Suci, sebanyak 378 orang kembali ke Indonesia, sementara satu jamaah wafat di Arab Saudi dan satu lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit sehingga akan dipulangkan pada kloter berikutnya.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Anam menjelaskan, proses kedatangan tahun ini didukung sistem seamless corridor yang mengintegrasikan layanan keimigrasian dan pemeriksaan kesehatan sehingga mempercepat proses debarkasi.
Dengan sistem tersebut, jamaah tidak perlu menjalani prosedur yang berulang saat tiba di Indonesia, sehingga waktu tunggu dapat ditekan secara signifikan.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut mengapresiasi penerapan layanan seamless corridor tersebut. Jawa Timur menjadi daerah kedua setelah Jakarta yang menerapkan sistem layanan terintegrasi bagi jamaah haji.
Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan jamaah, khususnya para lanjut usia yang mendominasi sebagian peserta haji Indonesia tahun ini.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Fase pemulangan jamaah haji Indonesia secara nasional mulai berlangsung sejak 1 Juni 2026 setelah seluruh rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina selesai dilaksanakan.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan skema pemulangan secara bertahap sesuai jadwal masing-masing kloter guna memastikan proses kepulangan berjalan tertib dan lancar.
Embarkasi Surabaya pada musim haji 1447 Hijriah melayani lebih dari 44 ribu jamaah yang berasal dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur dalam 116 kloter.
Dengan dimulainya fase debarkasi ini, pemerintah berharap seluruh jamaah dapat kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat serta membawa predikat haji yang mabrur.
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic