Komisi IX DPR: Pemerintah Harus Atasi Keterbatasan RS dan Tenaga Medis Covid-19

Jakarta, MINA – Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan, pemerintah harus segera mengatasi keterbatasan rumah sakit dan ketersediaan tenaga medis sebab masih menjadi kendala dalam menangani pasien Covid-19.

Hal itu dikatakan Saleh di sela-sela rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BPOM dan Dirut PT Bio Farma di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1).

“Kami mendorong seluruh fasilitas kesehatan pemerintah agar dapat dimaksimalkan untuk menangani pasien Covid-19, di samping rumah sakit swasta juga dapat diajak berpartisipasi di tengah pandemi ini,” ujar Saleh.

Politisi Fraksi PAN ini menyarankan jika rumah sakit pemerintah penuh, rumah sakit swasta harus turut serta membantu penanganan para pasien.

“Jangan ada rumah sakit swasta yang mengecualikan diri, mereka harus siapkan IGD dan ruang-ruang kamar tidur untuk rawat inap pasien,” tegas Saleh.

Mengenai kekurangan tenaga medis untuk menangani pasien Covid-19. Saleh mendorong upaya pemerintah untuk melakukan penambahan tenaga medis.

Selain itu tak menutup kemungkinan ada keringanan pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) bagi calon tenaga medis yang akan direkrut pemerintah.

“Dengan penambahan tenaga kesehatan maka akan dapat menangani jumlah pasien Covid-19 yang saat ini masih banyak. Penanganan yang efektif dan efisien yang masyarakat harapkan, tentunya disertai dengan pengawasan dari pihak-pihak yang berwenang,” katanya. (R/R2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)