Jakarta, MINA – Kualitas udara Jakarta pada Kamis (10/9) berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif berdasarkan data pemantauan kualitas udara IQAir.
Data IQAir menunjukkan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 116. Angka tersebut menempatkan kualitas udara Jakarta dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Kategori tersebut berada pada rentang AQI 101–150. Pada tingkat ini, kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap polusi udara berpotensi mengalami dampak kesehatan, sementara masyarakat umum relatif memiliki risiko lebih rendah.
Kelompok yang perlu lebih memperhatikan kondisi tersebut antara lain anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan jantung atau paru-paru. Aktivitas fisik berat atau berkepanjangan di luar ruangan juga perlu diperhatikan ketika kualitas udara berada pada kategori tersebut.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
IQAir merupakan platform pemantauan kualitas udara yang menghimpun data dari berbagai stasiun pemantauan. Data kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu mengikuti kondisi cuaca, arah angin, konsentrasi polutan dan faktor lingkungan lainnya.
Berdasarkan klasifikasi AQI, kualitas udara dengan nilai 51–100 berada pada kategori sedang, sedangkan nilai 101–150 masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Adapun nilai 151–200 sudah masuk kategori tidak sehat bagi masyarakat secara umum.
Masyarakat, khususnya kelompok sensitif, disarankan memperhatikan perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Pemantauan secara berkala diperlukan karena indeks kualitas udara dapat mengalami perubahan sepanjang hari. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic