Jakarta, MINA – Kualitas udara di Jakarta pada Jumat pagi berada dalam kondisi tidak sehat. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, Jakarta masuk dalam jajaran lima kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Data IQAir yang dipantau pada pukul 08.10 WIB menunjukkan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 180, sehingga menempatkan Jakarta di posisi keempat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada saat tersebut.
Polutan utama yang tercatat adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 80,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Tingginya konsentrasi partikulat halus tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kualitas udara Jakarta berada pada kategori tidak sehat.
Kondisi tersebut terutama perlu menjadi perhatian bagi kelompok sensitif. Paparan udara dengan tingkat polusi tersebut berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang memiliki sensitivitas lebih tinggi terhadap pencemaran udara.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 3 November 2026
Selain berdampak terhadap manusia dan kelompok hewan yang sensitif, pencemaran udara juga dapat berpengaruh terhadap tumbuhan serta mengurangi nilai estetika lingkungan.
Masyarakat, khususnya kelompok sensitif, diimbau memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di ruang terbuka dapat menjadi langkah pencegahan ketika kualitas udara sedang memburuk. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
















Mina Indonesia
Mina Arabic