Jakarta, MINA — Kualitas udara di Jakarta pada Sabtu (22/8) pagi berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Kondisi tersebut menempatkan Jakarta sebagai salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada pagi hari.
Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 08.08 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta tercatat berada di angka 124, yang masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Polutan utama yang terpantau adalah PM2,5 dengan konsentrasi mencapai 45 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya kelompok sensitif, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan polusi udara. Kelompok yang lebih rentan antara lain anak-anak, lansia, serta orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Masyarakat juga disarankan memperhatikan perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pada pagi hari ketika konsentrasi polutan dapat memengaruhi kualitas udara yang dihirup.
Data kualitas udara dapat berubah sepanjang waktu bergantung pada kondisi cuaca, arah angin, aktivitas kendaraan bermotor, serta sumber emisi lainnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic