Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif, Warga Diimbau Gunakan Masker

Mujiburrahman Editor : Rudi Hendrik - Rabu, 3 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:44 WIB

59 Views ㅤ

Kualitas Udara Jakarta Masih Baik, Aman Dukung Aktivitas Luar RuanganK
foto jakarta dari atas gedung (foto : Arif Rahman MINA)

Jakarta, MINA – Kualitas udara di Jakarta pada Rabu (3/6) pagi tercatat berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Masyarakat, khususnya kelompok rentan, diimbau untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi risiko paparan polusi udara.

Berdasarkan data pemantauan kualitas udara dari IQAir, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta pada Rabu pagi mencapai angka 140. Angka tersebut menempatkan kualitas udara ibu kota dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Kategori tersebut menunjukkan bahwa kelompok rentan berpotensi mengalami dampak kesehatan akibat paparan polusi udara. Kelompok sensitif yang dimaksud meliputi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta individu yang memiliki riwayat penyakit pernapasan maupun gangguan jantung.

Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan saat kualitas udara berada pada tingkat tidak sehat. Penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti masker N95 atau sejenisnya, juga dianjurkan bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi

Selain itu, masyarakat disarankan untuk memantau perkembangan kualitas udara secara berkala dan mengurangi paparan langsung terhadap polusi, terutama pada jam-jam dengan tingkat pencemaran yang tinggi.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan terus memperkuat upaya pengendalian sumber pencemaran udara guna menjaga kualitas lingkungan dan melindungi kesehatan masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan terhadap dampak polusi udara. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Gelombang Laut hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Indonesia 5-8 Oktober Mendatang

Rekomendasi untuk Anda