Yerusalem, MINA – Ledakan keras terdengar setelah sebuah rudal cluster Iran terlihat di langit Yerusalem pada Sabtu (7/3) malam, menurut Anadolu Agency.
Sirene berbunyi di wilayah tengah dan selatan Israel dan ledakan keras terdengar di Tel Aviv.
Harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan, serangan beruntun yang diluncurkan dari Iran berhasil dicegat seluruhnya oleh sistem pertahanan udara Israel, seraya menambahkan bahwa peluncuran tersebut mencakup rudal fragmentasi.
Sirene peringatan akan tembakan roket dan rudal diaktifkan di beberapa wilayah, termasuk Israel tengah, Gush Dan, Sharon, Lachish, Beka’a, Samaria, dan Yerusalem, menurut harian tersebut.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah meluncurkan gelombang baru rudal terhadap Israel.
Seorang pria terluka akibat serpihan di Kfar Yuval di kawasan Pegunungan Galilea di Israel utara, menurut laporan awal dari Magen David Adom, layanan medis darurat Israel.
Iran mulai meluncurkan rudal dan drone pada 28 Februari ke arah Israel dan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah aset militer AS. Beberapa serangan telah menyebabkan korban jiwa dan kerusakan pada lokasi sipil, termasuk pelabuhan dan bangunan tempat tinggal.
Teheran mengatakan serangan tersebut sebagai respons terhadap agresi militer AS-Israel terhadap Iran yang telah menewaskan ratusan orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan sejumlah petinggi lainnya.[]
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic