Havana, MINA – Kuba kembali mengalami pemadaman listrik total setelah jaringan kelistrikan nasional mengalami gangguan besar yang menyebabkan aliran listrik terputus di hampir seluruh wilayah pulau.
Insiden tersebut memperburuk krisis energi yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir dan mengganggu aktivitas jutaan warga. Al-Jazeera melaprokan, Senin (3/8).
Operator jaringan listrik nasional Kuba menyatakan gangguan bermula dari kerusakan pada sistem transmisi utama yang memicu terhentinya pasokan listrik secara berantai.
Pemerintah segera mengerahkan tim teknis untuk memulihkan jaringan secara bertahap, namun hingga beberapa jam setelah kejadian sebagian besar wilayah masih belum kembali memperoleh aliran listrik.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Pemadaman massal berdampak pada berbagai sektor, mulai dari layanan transportasi, komunikasi, rumah sakit, hingga kegiatan perdagangan.
Sejumlah fasilitas vital mengandalkan generator cadangan agar pelayanan publik tetap berjalan, sementara warga menghadapi kesulitan memperoleh penerangan, air bersih, dan akses internet.
Kuba dalam beberapa tahun terakhir memang menghadapi krisis energi akibat menurunnya kapasitas pembangkit listrik, keterbatasan pasokan bahan bakar, serta infrastruktur kelistrikan yang menua.
Kondisi tersebut diperparah oleh sanksi ekonomi Amerika Serikat dan keterbatasan investasi untuk modernisasi sistem energi nasional, sehingga pemadaman bergilir kerap terjadi di berbagai daerah.
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
Pemerintah Kuba menyatakan pemulihan jaringan listrik menjadi prioritas utama dan meminta masyarakat tetap tenang selama proses perbaikan berlangsung.
Otoritas juga berupaya memastikan layanan penting, termasuk rumah sakit dan fasilitas keamanan, tetap dapat beroperasi menggunakan sumber listrik darurat.
Para pengamat menilai gangguan terbaru ini kembali menunjukkan rapuhnya sistem kelistrikan Kuba di tengah tekanan ekonomi yang berkepanjangan.
Mereka menilai modernisasi infrastruktur energi, diversifikasi sumber pembangkit, serta peningkatan investasi menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi dan mencegah terulangnya pemadaman listrik berskala nasional. []
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic