LPPOM MUI Usul Ada Supermarket Halal Khusus UMKM di Jakarta

Jakarta, MINA – Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) DKI Jakarta, Osmena Gunawan mengusulkan adanya supermarket halal khusus produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Jika (Jakarta, red) ingin menjadi pusat destinasi halal, maka yang pertama harus dilakukan adalah menyediakan produk halal yang terfokus,” kata Osmena saat ditemui wartawan MINA di Jakarta, Kamis (24/1).

Menurutnya, saat ini sudah ada ratusan produk yang tersertifikasi halal. Namun, kata dia, belum ada tempat khusus untuk tersedianya produk halal secara terfokus. Ia mengusulkan supaya dinas terkait seperti Dinas Perdagangan bisa memfasililtasi dan membantu mempromosikan produk halal UMKM melalui supermarket halal.

“Sebetulnya sekarang produk bersertifikat halal kan sudah ratusan produk, tapi sekarang di mana orang cari? Tidak ada aplikasi dan sebagainya. Orang cari itu maksud saya kalau bisa untuk difasilitasi semacam supermarket halal khusus produk UMKM,” jelasnya.

Osmena mengungkapkan, pihaknya sudah mengatur janji untuk bertemu dengan Dinas Perdagangan DKI Jakarta dan berencana menyampaikan gagasannya.

Ia berharap Dinas Perdagangan DKI Jakarta bisa membantu produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang sudah ada supaya dapat dikemas dengan menarik untuk menaikkan nilai jual.

“Nanti produk-produk kita bisa seperti di Malaysia dan Thailand. Kalau di Thailand itu ada makanan yang dari ketan dan mangga namanya sticky rice tapi dengan kemasan dan tampilan yang sangat bagus terus dijadikan oleh-oleh. Makanan seperti itu kan di Indonesia juga banyak sekali,” ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur LPPOM MUI Pusat itu.

Saat ini, industri halal Indonesia masih di bawah Malaysia dan Thailand. Mengutip Halal Global Destination, Indonesia menjadi negara tujuan wisata halal global keempat di dunia dan diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya karena memiliki potensi besar pada sektor travel, makanan dan fashion halal.

Ketika masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno pernah mencanangkan DKI Jakarta sebagai tujuan destinasi halal dunia pada 2020 mendatang.

Saat itu, Sandi menargetkan pendapatan pada sektor halal mencapai Rp 30 triliun. Namun sejak Sandi tidak lagi menjabat, program-program terkait industri halal sempat mandek alias jalan di tempat.

“Tapi saya dengar alhamdulillah baru-baru ini Pak Anies mengundang lini terkait untuk membicarakan halal destinasi DKI Jakarta. Nah mudah-mudahan saja ini bisa berkembang konsepnya. Saya optimis karena sekarang DKI Jakarta mensupport untuk membantu UMKM menjadikan produk yang bersertikasi halal,” kata Osmena. (L/Mufi/R06)

Mi’raj News Agency (MINA)