Jakarta, MINA – Kantor Pusat Koalisi Asia Pasifik untuk Quds dan Palestina (Asia Pasific Coalition for Quds and Palestine/APCQP) dapat menjadi museum mini genosida, sebagai ruang literasi dan kesaksian kemanusiaan tentang tragedi Gaza.
Direktur Eksekutif APCQP, Irvan Nugraha mengatakan hal itu pada peresmian Kantor Pusat Koalisi di Wisma Khadimul Ummah MUI Pusat, Jakarta, Jumat (21/8).
“Ini mengingat genosida yang terjadi hingga kini di Gaza adalah tragedi kemanusiaan yang sangat brutal. Dari Gaza kita melihat kejahatan Zionis Israel yang telah melampaui batas teritori, hukum internasional, hingga batas-batas akal sehat kemanusiaan,” lanjutnya.
Ia berharap dari tempat itu dapat menginspirasi perjuangan dan memfasilitasi setiap elemen yang terlibat dalam perjuangan kemanusiaan pembebasan Palestina dan Baitul Maqdis.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
“Kantor ini berfungsi juga sebagai sarana edukasi masyarakat, ada foto, poster, lukisan, dan lainnya,” ujarnya di hadapan pengurus inti, para pimpinan lembaga filantropi kepalestinaan, pimpinan media massa, ulama Palestina dan undangan lainnya.
Selanjutnya, akan ada juga bagian-bagian yang berhubungan dengan pemuda, Perempuan, media, olahraga dan diplomasi. “Kita ingin ada pembahasan agenda-agenda strategis dan berdampak.” imbuhnya.
Pengelolaan dan penguatan Kantor Pusat APCQP didukung oleh sejumlah lembaga filantropi, media massa dan lembaga lainnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic