Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media Israel Soroti Isu Hubungan Lionel Messi dengan Zionis

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 12 Juli 2026 - 09:59 WIB

Ahad, 12 Juli 2026 - 09:59 WIB

685 Views ㅤ

Mega bintang Argentina, Lionel Messi (Foto: FIFA)

Tel Aviv, MINA – Surat kabar Israel The Jerusalem Post dalam beberapa hari terakhir ini menyoroti kembali tuduhan yang beredar di media sosial bahwa megabintang sepak bola Argentina, Lionel Messi merupakan pendukung Zionisme.

Dalam laporannya, media tersebut meninjau sejumlah fakta mengenai hubungan Messi dengan komunitas Yahudi di Argentina dan interaksinya dengan Israel, sekaligus membahas kritik yang selama ini diarahkan kepadanya.

Laporan itu muncul menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss. Isu mengenai sikap politik Messi kembali mencuat seiring meningkatnya perhatian publik terhadap kiprah kapten tim nasional Argentina tersebut selama turnamen berlangsung.

Dalam ulasannya, media Israel itu menyebut bahwa sebagian pihak menggunakan sejumlah aktivitas Messi di masa lalu sebagai dasar untuk melabelinya sebagai seorang Zionis.

Baca Juga: Megawati Hangestri Tampil Buruk, IBK Altos Tekuk Hyundai Hillstate 3-0

Sebaliknya, ada pula kelompok yang menyerukan dukungan kepada lawan Argentina sebagai bentuk penolakan terhadap Israel, sehingga perdebatan mengenai sosok Messi kembali menjadi konsumsi publik.

Salah satu peristiwa yang disorot adalah keikutsertaan Messi pada 2011 dalam kampanye mengenang korban pemboman Pusat Komunitas Yahudi AMIA di Buenos Aires yang terjadi pada 1994.

Keterlibatan tersebut dipandang sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban tragedi kemanusiaan, namun oleh sebagian kalangan kemudian dikaitkan dengan dukungannya terhadap Israel.

Messi juga beberapa kali dijadwalkan tampil dalam pertandingan persahabatan di Israel bersama tim nasional Argentina maupun klubnya.

Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 2-6, Tuan Rumah Dibantai

Namun, sebagian agenda tersebut batal terlaksana, termasuk laga persahabatan Argentina melawan Israel pada 2018 yang dibatalkan setelah mendapat tekanan dari berbagai kelompok pro-Palestina dan meningkatnya ketegangan politik saat itu.

Di sisi lain, hingga kini tidak terdapat pernyataan resmi dari Messi yang menyatakan dirinya sebagai pendukung ideologi Zionisme. Kapten Albiceleste itu juga dikenal jarang menyampaikan pandangan politik secara terbuka dan lebih banyak memusatkan perhatian pada karier profesionalnya di dunia sepak bola.

Messi selama ini lebih sering terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan melalui yayasan yang didirikannya. Sebagai Duta Persahabatan United Nations Children’s Fund, ia aktif mendukung berbagai program kesehatan, pendidikan, dan perlindungan anak di sejumlah negara.

Isu mengenai hubungan Messi dengan Israel bukanlah hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, namanya kerap menjadi perbincangan di media sosial setiap kali konflik Palestina-Israel kembali memanas, terutama setelah beredarnya foto-foto lama maupun aktivitas yang kemudian ditafsirkan beragam oleh para pengguna media sosial.

Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 1-3 pada Babak Pertama, Joao Felix Brace

Di sisi lain, berbagai organisasi pendukung Palestina di dunia juga beberapa kali menyerukan agar figur publik, termasuk atlet internasional, menunjukkan sikap terhadap krisis kemanusiaan di Gaza.

Seruan tersebut semakin menguat sejak meningkatnya konflik yang telah menimbulkan puluhan ribu korban jiwa dan memicu kecaman luas dari masyarakat internasional.

Bagi Israel, sosok Messi memiliki nilai simbolik karena popularitasnya yang mendunia. Tidak mengherankan jika media di negara tersebut beberapa kali mengulas hubungan Messi dengan komunitas Yahudi maupun aktivitasnya yang berkaitan dengan Israel, terutama ketika isu tersebut menjadi perhatian publik internasional.

Konflik Palestina-Israel sendiri telah membuat banyak figur olahraga dunia berada dalam sorotan. Sejumlah atlet memilih menyampaikan dukungan terhadap korban sipil di Gaza maupun Israel, sementara yang lain memilih tidak mengambil sikap politik secara terbuka agar tidak memengaruhi posisi profesional mereka.

Baca Juga: Megawati Hangestri Tanding Selasa Besok, GS Caltex dan Pink Spider Menang di Laga Pertama

Perdebatan mengenai Messi menunjukkan bagaimana olahraga dan politik kerap saling bersinggungan dalam isu-isu internasional. Popularitas seorang atlet kelas dunia sering kali membuat setiap aktivitasnya ditafsirkan secara berbeda oleh berbagai kelompok yang memiliki kepentingan politik maupun ideologis.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Lionel Messi maupun manajemen tim nasional Argentina terkait kembali mencuatnya tuduhan tersebut.

Dengan demikian, klaim mengenai afiliasi politik Messi masih menjadi bagian dari perdebatan publik dan belum didukung oleh pernyataan langsung dari sang pemain.

Mencuatnya kembali isu ini menjelang pertandingan Argentina di Piala Dunia 2026 memperlihatkan bahwa konflik di Timur Tengah tidak hanya berdampak pada ranah politik dan diplomasi, tetapi juga menjalar ke dunia olahraga.

Baca Juga: Liverpool vs Arsenal: The Gunners Menang Bersejarah di Anfield dan Kokoh di Puncak

Di tengah derasnya arus informasi, publik diharapkan menyikapi setiap klaim dengan kritis serta mengedepankan fakta yang dapat diverifikasi. []

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: Liverpool vs Arsenal: Tim Tamu Unggul Lebih Dulu

Rekomendasi untuk Anda