Amman, MINA – Di tengah gelombang tekanan dan upaya sistematis untuk menghapus identitas Islami Masjidil Aqsa, muncullah suara-suara kepedulian dari berbagai penjuru dunia Islam.
Salah satunya adalah pernyataan tegas Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, yang menegaskan bahwa negaranya memandang Masjidil Aqsa sebagai salah satu situs suci yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai rakyat Turki.
“Setiap serangan terhadapnya adalah serangan terhadap nilai-nilai rakyat kita,” ujar Menlu Fidan.
Fidan mengatakan dalam konferensi pers di ibu kota Yordania, Amman, Rabu (5/8) dalam pertemuan menteri tentang Al-Quds, sebuah forum yang ia sebut sebagai “bersejarah”.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
Pertemuan membahas sejumlah berkas regional yang krusial, mulai dari perkembangan di kawasan Teluk, dampak penutupan Selat Hormuz, hingga isu Palestina yang tetap menjadi prioritas utama.
Fidan menekankan, perhatian Turkiye tidak pernah teralihkan dari isu Palestina, Masjidil Aqsa, maupun situasi di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
“Semua berkas ini ditangani secara paralel,” ujarnya, “karena jika perhatian komunitas internasional terfokus pada salah satu isu, Israel akan memanfaatkannya untuk melancarkan praktik-praktiknya di Gaza, Yerusalem, Al-Aqsa, dan Tepi Barat.”
Fidan mengungkapkan bahwa para peserta pertemuan membahas secara mendalam pelanggaran Israel terbaru di Masjidil Aqsa, serta merumuskan cara-cara aksi bersama untuk mengatasinya. Mereka juga bertukar pandangan mengenai kekhawatiran yang diangkat oleh negara-negara Islam dan langkah diplomatik yang mungkin ditempuh.
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa
Ia juga menegaskan pengakuan atas peran historis dan hukum Yordania sebagai penjaga situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem, sebuah peran yang telah diemban Kerajaan Hashimiyah sejak lama dan diakui secara internasional. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sejak Agustus, 290.000 Warga Yaman Mengungsi Akibat Konflik
















Mina Indonesia
Mina Arabic