Ankara, MINA – Menteri Dalam Negeri Turkiye, Mustafa Çiftçi.mengatakan bahwa negaranya suatu hari nanti akan kembali menguasai Yerusalem.
“Seperti kita dulu menyaksikan Damaskus dan Aleppo terbebas, insya Allah suatu hari nanti kita juga akan menyaksikan Yerusalem terbebas,” ujar Çiftçi, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Senin (8/6).
“Dulu tempat-tempat itu milik kita, dan nanti akan kembali lagi ke tangan kita. Insya Allah, akan kembali di bawah kekuasaan dan wewenang kita. Karena kita punya pemimpin kelas dunia seperti Recep Tayyip Erdoğan,” tegas Çiftçi.
Sementara itu Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz merespons keras pernyataan menteri Turkiye tersebut.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
“Kutegaskan pada menteri Turkiye yang mengancam dan bermimpi menguasai Yerusalem: Yerusalem itu bukan Konstantinopel, dan Israel bukanlah Kekaisaran Perang Salib yang ambruk. Israel adalah negara kuat dan bertekad yang sudah membuktikan bisa membela diri dari segala ancaman,” kata Katz.
Katz juga mengeklaim bahwa Yerusalem sudah menjadi ibu kota bangsa Yahudi selama 3.000 tahun dan akan tetap jadi ibu kota Israel selamanya. Sementara Kekaisaran Ottoman sudah runtuh dan tidak akan pernah kembali.
“Sayang sekali kalian tidak belajar apa pun dari warisan Mustafa Kemal Atatürk, yang berusaha menjadikan Turkiye sebagai negara modern. Kalian malah berusaha membawa Turkiye kembali ke zaman kegelapan dan keterbelakangan,”tambahnya.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
















Mina Indonesia
Mina Arabic