Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Negara-Negara Arab Kecam Serangan Israel terhadap Pangkalan Udara Suriah sebagai Eskalasi Berbahaya

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:34 WIB

Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:34 WIB

464 Views ㅤ

Pangkalan udara militer Suriah. (Anadolu)

Amman, MINA – Negara-negara Arab yang terdiri dari Mesir, Yordania, Qatar, Kuwait, dan Arab Saudi pada Selasa (18/8) mengecam serangan udara Israel baru-baru ini di sebuah bandara militer di barat laut Suriah.

Pernyataan memperingatkan bahwa serangan tersebut mengancam stabilitas regional dan dapat memicu eskalasi lebih lanjut. Anadolu melaporkan.

Pesawat tempur Israel melakukan delapan serangan udara pada Selasa pagi dengan menargetkan landasan pacu Bandara Militer Abu al-Duhur di provinsi Idlib, barat laut Suriah, menyebabkan kerusakan pada infrastrukturnya.

Meskipun Israel tidak segera berkomentar tentang serangan tersebut, Kementerian Luar Negeri Suriah mengecamnya sebagai “eskalasi berbahaya” yang mengancam keamanan dan stabilitas regional.

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

Mesir

Kementerian Luar Negeri Mesir mengecam serangan tersebut, menyebutnya sebagai “pelanggaran terang-terangan” terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Suriah serta pelanggaran jelas terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.

Kairo juga mengecam pelanggaran wilayah udara dan wilayah Suriah yang terus berlanjut oleh Israel, mengatakan serangan terbaru tersebut merupakan “eskalasi berbahaya” yang dapat merusak upaya untuk mempromosikan stabilitas di Suriah dan kawasan yang lebih luas.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian luar negeri menyerukan kepada komunitas internasional untuk memenuhi kewajibannya dengan mengakhiri pelanggaran berulang Israel dan mencegahnya memaksakan realitas baru dengan kekerasan.

Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa

Yordania

Kementerian Luar Negeri Yordania juga mengecam itu dan  menyebutnya sebagai “agresi yang tidak beralasan” dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan serta integritas wilayah Suriah.

Amman menyerukan diakhirinya serangan dan tindakan berulang Israel yang menargetkan keamanan dan stabilitas Suriah, memperingatkan bahwa hal itu hanya akan menyebabkan konflik dan ketegangan lebih lanjut di kawasan tersebut.

Yordania mendesak komunitas internasional untuk meminta pertanggungjawaban Israel dan memaksanya menghentikan apa yang mereka sebut sebagai serangan “ilegal dan provokatif” terhadap Suriah serta mengakhiri pendudukan wilayah Suriah.

Baca Juga: Sejak Agustus, 290.000 Warga Yaman Mengungsi Akibat Konflik

Qatar

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Qatar juga mengecam serangan tersebut, dan menyebutnya sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Suriah serta pelanggaran hukum internasional dan Piagam PBB.”

Laporan itu memperingatkan bahwa pelanggaran kedaulatan negara-negara regional oleh Israel mencerminkan “pendekatan berbahaya dengan memaksakan realitas dengan kekuatan dan mengabaikan legitimasi internasional.”

Doha lebih lanjut memperingatkan bahwa kurangnya akuntabilitas dan pencegahan hanya akan mendorong pelanggaran Israel lebih lanjut, mengancam keamanan regional, dan mendorong Timur Tengah ke dalam siklus kekerasan yang lebih luas.

Baca Juga: Saudi Koordinasi dengan NATO dan Eropa Bahas Perkembangan Kawasan

Kuwait

Kementerian Luar Negeri Kuwait juga mengecam serangan terhadap Abu al-Duhur, mengatakan serangan tersebut melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Suriah serta hanya akan merusak keamanan regional.

Kuwait mendesak komunitas internasional untuk memenuhi tanggung jawabnya dengan menghentikan serangan berulang Israel ke wilayah Suriah dan memastikan penghormatan terhadap hukum internasional.

Kuwait juga menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan, integritas wilayah, dan keamanan Suriah.

Baca Juga: Qatar Bantah Campur Tangan di Pemilu Israel: “Tuduhan Konyol dan Berbahaya!”

Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam dengan tegas serangan Israel, dan menggambarkannya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan kedaulatan Suriah.

Riyadh menegaskan penolakannya terhadap serangan tersebut, menyerukan kepada komunitas internasional untuk menghentikan pelanggaran hukum dan norma internasional oleh Israel.

Arab Saudi juga menyatakan solidaritas dengan Suriah dan mendukung upaya melindungi kedaulatan, integritas wilayah, dan persatuannya, menekankan hak rakyat Suriah untuk menikmati keamanan dan stabilitas.

Baca Juga: Pertahanan Udara Saudi Cegat Dua Rudal Houthi yang Targetkan Riyadh

Sebelum jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada akhir 2024, Israel sering melakukan serangan ke posisi di Suriah yang diklaim terkait dengan pasukan yang didukung Iran.

Sejak kepergian al-Assad, Israel telah memperluas serangannya secara besar-besaran untuk mencakup gudang senjata dan posisi militer strategis di seluruh negeri. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ketika Bayangan Rudal Menyasar Tanah Suci Makkah sebagai Garis Merah

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia