Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nelayan Muslim Rohingya Diperas Hingga Ditembak oleh Angkatan Laut Myanmar

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 21 Januari 2026 - 23:15 WIB

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:15 WIB

28 Views ㅤ

Ilustrasi: Petugas penjaga perbatasan Bangladesh menemukan nelayan Rohingya. (Foto: Media Sosial)

Arakan, MINA – Nelayan Muslim Rohingya di Negara Bagian Arakan menghadapi kesulitan berat akibat penangkapan dan pengusiran oleh angkatan laut Myanmar. Kapal mereka disita, mereka diperas, bahkan ditembak di laut.

Sumber lokal menyatakan kepada Arakan News Agency (ANA) pada Selasa (20/1), kapal-kapal militer meningkatkan upaya pengawasan di sepanjang pantai Arakan dengan dalih keamanan, tetapi pada kenyataannya mereka menghentikan kapal-kapal nelayan, melakukan pemerasan dan penangkapan tanpa alasan yang jelas. Dalam beberapa situasi, angkatan laut Myanmar melepaskan tembakan ke laut.

Pada 22 Desember lalu, sebanyak 28 nelayan Muslim ditangkap dan tiga kapal mereka dirampas tidak jauh dari Pulau Pannantha di Kecamatan Pauk Taw Township.

Dalam insiden terpisah, sumber lokal mengatakan bahwa pada tanggal 18 Januari, pasukan angkatan laut militer menangkap enam nelayan dan menyita empat perahu nelayan dari Desa Jet Taw di Kecamatan Thandwe.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Warga melaporkan bahwa kapal perang yang bersandar di tepi pantai tidak hanya menangkap nelayan, tetapi juga melepaskan tembakan sejata berat ke arah pemukiman pesisir yang menimbulkan ketakutan yang meluas kepada masyarakat. Sebagai akibatnya, banyak warga yang meninggalkan rumahnya dan mengungsi demi menjaga keselamatan mereka.

Pernyataan warga menekankan bahwa tindakan militer tersebut semakin memperburuk kondisi masyarakat yang mengakibatkan banyaknya korban luka-luka dan kehilangan nyawa, serta merusak mata pencaharian keluarga nelayan yang bergantung pada hasil laut. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Rekomendasi untuk Anda