Tel Aviv, MINA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa (1/9) mengeklaim bahwa para pejabat senior Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan pertahanan sengaja tidak membangunkannya beberapa jam sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
“Mereka tahu bahwa, sebagai perdana menteri Israel, saya akan segera memerintahkan seluruh militer untuk bersiaga” dan dengan demikian akan mencegah invasi tersebut, katanya, Times of Israel melaporkan.
Pernyataan yang disampaikan dalam siaran langsung Instagram dan disiarkan di Channel 12 ini serupa dengan komentar yang ia sampaikan dalam sebuah siniar pada Senin (31/8) dan di Channel 14 pada Ahad malam (30/8).
Hal ini menandai perubahan dari klaim Netanyahu sebelumnya yang menyatakan bahwa situasi akan berbeda jika ia dibangunkan sebelum serangan dimulai. Kini, sang perdana menteri menuding bahwa para pejabat pertahanan sengaja membiarkannya tidak mengetahui informasi tersebut.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Baik dalam klip siniar yang diunggah Netanyahu pada Senin maupun dalam wawancara dengan Channel 14 pada Ahad, Perdana Menteri mengatakan bahwa para petinggi keamanan melihat berbagai tanda akan adanya serangan, tetapi tetap yakin bahwa Hamas telah berhasil diredam.
Ia berkeyakinan bahwa mereka tahu jika ia dibangunkan, ia akan mengerahkan angkatan udara dan seluruh IDF serta memastikan siapa pun yang mendekati pagar pembatas dari sisi Gaza “akan segera tewas.” []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic