Washington, MINA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Gedung Putih pada Selasa (28/7) untuk pembicaraan tatap muka pertamanya dengan Presiden AS Donald Trump sejak perang Iran dimulai pada Februari 2026.
Netanyahu menyebut pertemuannya tersebut “sangat baik” dan “salah satu yang terbaik pernah kami lakukan.”
Dilansir dari Times of Israel, pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup dan tanpa konferensi pers setelahnya, dengan Netanyahu diam-diam memasuki Gedung Putih melalui pintu samping yang hanya sebagian terlihat oleh wartawan, dan pergi tanpa banyak gembar-gembor sekitar 90 menit kemudian.
Ini adalah pertemuan kedelapan antara kedua pemimpin sejak Trump kembali menjabat pada awal tahun 2025.
Baca Juga: Tiket Konser Free Palestina Macklemore Ludes Terjual, Dukungan Kepada Palestina Meningkat
Pertemuan tersebut terjadi di tengah laporan tentang ketegangan hubungan antara kedua pemimpin, dengan Trump mengungkapkan kekesalannya terhadap Netanyahu tepat sebelum pertemuan.
Namun, Netanyahu dengan cepat meredam anggapan bahwa ia dan Trump sedang berselisih.
“Ini adalah pertemuan dengan kerja sama penuh, dengan dukungan timbal balik, dengan pemahaman tentang tujuan bersama bahwa Iran tidak akan memiliki senjata nuklir, dan juga tujuan lainnya,” kata Netanyahu setelah pertemuan.
“Ini adalah salah satu percakapan terbaik yang pernah saya lakukan dengan teman kami, Presiden AS Trump,” tegas Netanyahu. “Kesempatan untuk bertukar ide, dan juga untuk berkoordinasi tentang hal-hal yang penting bagi keamanan dan masa depan Israel.”
Baca Juga: Senat AS Gagalkan Resolusi Penyelidikan Kematian 9 Warga AS di Tepi Barat
Foto-foto yang dirilis oleh kantor Netanyahu menunjukkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Wakil Presiden AS JD Vance, dan utusan utama Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, semuanya hadir di Ruang Oval. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Guterres Peringatkan Mandat UNRWA Terancam, Jutaan Pengungsi Palestina dalam Bahaya
















Mina Indonesia
Mina Arabic