Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Netanyahu Tuding Partai Arab Coba Curi Suara dalam Pemilu Israel

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:17 WIB

15 Views ㅤ

Benyamin Netanyahu selalu menyulut perang (foto: MEMO)

Tel Aviv, MINA – Perdana Menteri Israel netanyahu/">Benjamin Netanyahu menuding partai-partai Arab berupaya “mencuri” hasil pemilihan umum, Selasa (27/10). Tudingan itu muncul setelah polisi menangkap tiga orang yang diduga membagikan uang untuk membeli suara bagi Partai Ra’am atau United Arab List.

Dalam pesan videonya, Netanyahu menyebut tiga pejabat senior Ra’am ditangkap di wilayah selatan. Ia mengajak pendukung Likud tidak berlibur ke pantai atau berpesta barbekyu, tetapi datang ke tempat pemungutan suara.

Media Israel KAN melaporkan, ia juga menuduh kelompok kiri dan partai Arab ingin mengakhiri negara Yahudi.

Polisi Distrik Selatan menyatakan telah menyita uang tunai lebih dari 24.000 shekel baru (NIS), amplop berisi uang yang sudah disiapkan, dan sejumlah catatan dari rumah para tersangka.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan

Penangkapan dilakukan Senin (26/10) malam, sebelum pemungutan suara dimulai. Para tersangka disebut berasal dari komunitas Badui di selatan Israel.

Pemimpin Ra’am, Mansour Abbas, membantah tuduhan itu. Ia menyebut Netanyahu berbohong dan memfitnah partainya demi menakut-nakuti serta menggerakkan pemilih sayap kanan datang ke TPS.

Sementara itu, Partai Yashar pimpinan Gadi Eisenkot menilai Netanyahu sedang menyiapkan alasan untuk menggugat hasil pemilu. Otoritas pemilu dilaporkan belum menemukan bukti kecurangan sistematis.

Hasil exit poll menunjukkan persaingan ketat. Blok Netanyahu diproyeksikan meraih 51–52 kursi, sedangkan blok Eisenkot 49–51 kursi dari 120 kursi Knesset. Kedua kubu masih di bawah ambang mayoritas 61 kursi.

Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Hasil resmi diperkirakan baru final dalam beberapa hari, dan partai-partai kecil, termasuk partai Arab, berpotensi menjadi penentu pembentukan koalisi. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Operasi Militer Israel di Al-Khalil Masuk Hari ke-10, Pelanggaran Terus Meningkat

Rekomendasi untuk Anda