Aichi, MINA — Pemanah Indonesia Nurisa Dian Ashrifah meraih medali emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kamis (1/10). Kemenangan tersebut menjadi emas kelima bagi kontingen Indonesia sekaligus mencatat sejarah baru bagi panahan nasional.
Nurisa memastikan gelar juara setelah mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dalam partai final di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Aichi. Ia menang dengan skor tipis 139-137 dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga end terakhir.
Hasil tersebut menjadi medali emas pertama Indonesia dari cabang olahraga panahan sepanjang sejarah keikutsertaan di Asian Games. Sebelumnya, prestasi terbaik panahan Indonesia di ajang tersebut adalah medali perak yang diraih pada beberapa edisi Asian Games.
Nurisa tampil konsisten sejak babak eliminasi. Sebelum mencapai final, pemanah berusia 20 tahun itu menyingkirkan Viktoriya Lyan dari Kazakhstan dengan skor 148-145 di babak 16 besar, setelah sebelumnya mengalahkan wakil Singapura Madeleine Xue Li Ong 149-142.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027
Dengan tambahan emas dari Nurisa, Indonesia kini mengoleksi lima medali emas, tujuh perak, dan 20 perunggu atau total 32 medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Raihan tersebut sekaligus membuat Indonesia melampaui target empat medali emas yang sebelumnya ditetapkan pemerintah.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi pencapaian Nurisa dan tim panahan Indonesia. Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai sejarah bagi panahan nasional dan berharap prestasi itu menjadi momentum untuk membangun capaian yang lebih tinggi menuju SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028.
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic