Ramallah, MINA — Pasukan penjajah Israel melakukan serangkaian penggerebekan di sejumlah kota, desa dan permukiman di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur pada Jumat (25/9) dini hari, sementara pemukim ilegal Yahudi secara bersamaan menyerang warga Palestina dan propertinya.
Melansir Palinfo, di Kegubernuran Ramallah dan al-Bireh, pasukan Zionis Israel menggerebek Desa Aboud di barat laut Ramallah, Kota Silwad di timur laut kota tersebut, serta kawasan al-Tireh di Ramallah.
Pasukan Zionis Israel juga menggeledah sebuah rumah dalam penggerebekan di kawasan Ein Misbah.
Pada saat yang sama, seorang gadis Palestina diserang pemukim Yahudi di dekat pos pemeriksaan Carmelo, sebelah timur Ramallah.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan
Di Nablus, pasukan Zionis Israel menggerebek Desa Rujeib dan menggeledah sebuah rumah.
Sementara itu, pemukim ilegal menyerang kendaraan Palestina di dekat permukiman Yitzhar, sebelah selatan Nablus.
Penggerebekan juga berlangsung di Kota Bal’a dan Allar di Kegubernuran Tulkarem.
Di Qalqilya, operasi penggerebekan meluas ke Kota Habla dan Ras Atiya.
Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Pasukan Israel juga menggeledah sejumlah rumah di Beit Amin dan Izbat Salman.
Di Jenin, penjajah Israel menggerebek Qabatiya, sebelah selatan kota, dan menggeledah sejumlah rumah sebelum melanjutkan operasi ke Kota Misilyah dan Ajjah.
Sementara di Yerusalem Timur yang diduduki, pasukan Israel menggerebek Silwan dan kawasan Ein al-Luza, sebelah selatan Masjid Al-Aqsa.
Sumber-sumber setempat melaporkan seorang pemuda Palestina ditembak dan terluka oleh pasukan Zionis Israel selama penggerebekan tersebut.
Baca Juga: Operasi Militer Israel di Al-Khalil Masuk Hari ke-10, Pelanggaran Terus Meningkat
Serangan pemukim ilegal Yahudi juga terus berlangsung di sejumlah wilayah Tepi Barat dalam 24 jam terakhir.
Serangan tersebut mencakup pembakaran kendaraan, penyerangan terhadap komunitas Palestina dan upaya memperluas pos-pos permukiman.
Di Ramallah, pemukim menyerang Desa Rantis di sebelah barat kota pada Kamis malam.
Mereka menyemprotkan slogan-slogan provokatif dan berupaya membakar sejumlah kendaraan sebelum diadang warga setempat.
Baca Juga: Jelang Musim Dingin, PBB Peringatkan Krisis Pengungsian Gaza
Di Atara, sebelah utara Ramallah, pemukim membakar dua kendaraan dan menyemprotkan slogan-slogan provokatif dalam serangan terhadap desa tersebut.
Di Nablus, pemukim membongkar sebuah pos permukiman ilegal di sebelah timur Beit Dajan dan memindahkannya ke kawasan al-Dhahr, sebelah timur Beit Furik.
Tindakan tersebut diduga merupakan upaya memperluas penguasaan atas lahan milik kedua komunitas Palestina tersebut sekaligus meningkatkan tekanan terhadap petani Palestina menjelang musim panen zaitun.
Di al-Khalil (Hebron), pemukim menyerbu Khirbet Hreibat al-Nabi di kawasan Masafer Yatta, sebelah selatan kota, dan membakar sebuah kendaraan.
Baca Juga: Sembilan Warga Palestina Syahid dalam Serangan Terbaru Israel di Gaza
Pemukim juga menyerang kendaraan milik Bilal Masalmeh, warga Kota Sinjil, ketika melintas di jalan Turmus Ayya, sebelah utara Ramallah.
Di Desa al-Mughayyir, sebelah timur Ramallah, pemukim lainnya menggembalakan domba mereka di lahan milik warga Palestina.
Rangkaian penggerebekan pasukan Zionis Israel dan serangan pemukim ilegal tersebut berlangsung di tengah berlanjutnya serangan militer Zionis Israel dan kekerasan pemukim ilegal terhadap warga Palestina serta properti mereka di Tepi Barat dan Yerusalem yang dijajah.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Eisenkot Janji akan Segera Manfaatkan Mayoritas di Knesset ‘Lawan Pemerintahan 7 Oktober’
















Mina Indonesia
Mina Arabic