Demak, MINA – Lembaga Tilawati KHAFAS menggelar pelatihan perdana Metode Tilawati KHAFAS yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 28–30 Agustus 2026.
Kegiatan ini dipusatkan di Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Ketua Lembaga Tilawati KHAFAS, Ustaz Abdullah Zaini M.Pd.I mengatakan, pelatihan ini diselenggarakan sebagai langkah konkret dalam mencetak dan menyiapkan kader-kader ulama, serta tenaga pengajar Al-Qur’an yang tidak hanya fasih dan tartil dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki penguasaan mendalam terhadap ilmu alat—yakni Nahwu dan Sharaf.
Menurutnya, penguasaan kedua disiplin ilmu bahasa Arab tersebut dipandang sebagai kunci utama untuk memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an secara komprehensif, integratif, serta menjadi bekal penting dalam menelaah hadits dan kitab-kitab turats.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Metode Tilawati KHAFAS merupakan sebuah karya dan warisan intelektual dari almarhum K.H. Abdullah Fadlil Aly Siradj, pengasuh Ponpes Shuffah Hizbullah Mranggen. Metode ini merupakan inovasi pengembangan dari berbagai metode pembelajaran Al-Qur’an yang telah ada sebelumnya.
Guna memastikan kualitas pengajaran yang mendalam dan berbobot, pelatihan perdana ini menghadirkan tiga pilar pengajar ternama, yakni Imaam Yakhsyallah Mansur, Ustaz Dr. Nurrokhim, M.Ag dan Ustaz Abdullah Zaini, M.Pd.I. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic