Burgenstock, MINA – Pembicaraan empat pihak antara Iran, Amerika Serikat, serta pakistan/">mediator Pakistan dan Qatar telah dimulai di resor Burgenstock, Swiss pada Ahad (21/6), meluncurkan jendela negosiasi 60 hari di bawah Memorandum Kesepahaman Islamabad 14 poin yang ditandatangani awal pekan ini.
Dilansir dari Press TV, delegasi Iran yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, akan mendesak implementasi penuh memorandum tersebut.
Para pejabat Iran telah menegaskan kembali bahwa kemajuan bergantung pada pemenuhan komitmen AS berdasarkan kesepakatan pendahuluan, khususnya kewajibannya untuk mengakhiri serangan Israel terhadap Lebanon.
Delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, yang tiba di Swiss pada Ahad pagi, termasuk Jared Kushner dan Steve Witkoff.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang didampingi oleh Kepala Angkatan Darat Marsekal Lapangan Asim Munir, memimpin upaya mediasi bersama Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.
Setelah tiba di lokasi pertemuan pada Ahad pagi, Qalibaf mengadakan pertemuan terpisah dengan qatar/">mediator Qatar dan Pakistan sebelum memimpin delegasinya ke dalam pembicaraan empat pihak pada hari yang sama dengan perwakilan AS.
Menteri Luar Negeri Araghchi juga bertemu secara terpisah dengan swiss/">Menteri Luar Negeri Swiss pada Ahad pagi.
Juru bicara tim negosiasi Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan tema utama pembicaraan adalah menuntut agar AS melaksanakan kewajibannya berdasarkan Nota Kesepahaman Islamabad.
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
Hasil pembicaraan pada Ahad akan menentukan agenda untuk putaran kedua negosiasi, di mana kedua pihak berupaya mencapai kesepakatan komprehensif untuk menyelesaikan perselisihan yang belum terselesaikan, termasuk mengenai program nuklir Iran. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Arab Saudi Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan dengan AS di Tengah Serangan Houthi
















Mina Indonesia
Mina Arabic