Islamabad, MINA — Pemerintah Pakistan meluncurkan program bantuan Ramadhan yang akan memberikan transfer tunai langsung Rp1,8 juta per keluarga kurang mampu guna meringankan beban ekonomi saat bulan suci.
Skema bantuan ini diperkirakan menyentuh 12,1 juta keluarga di seluruh negeri. Media Pakistan Press International (PPI) melaporkan, Ahad (15/2).
Dalam peluncuran resmi di Islamabad, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan bantuan tersebut akan disalurkan secara digital melalui rekening bank dan dompet elektronik untuk menghindari pemborosan serta memastikan dana sampai kepada penerima yang tepat.
Migrasi ke sistem digital juga dihadirkan untuk mengurangi antrean panjang seperti yang terjadi pada skema bantuan sebelumnya.
Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi
Skema bantuan Ramadan Pakistan kali ini jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp.1,2 juta per keluarga. Alokasi tambahan ini menunjukkan penekanan pemerintah terhadap perlindungan sosial di tengah tantangan ekonomi yang terus berlangsung.
Selain itu, otoritas terkait menyatakan bahwa dana yang telah disiapkan untuk keluarga yang belum tercakup program bantuan pemerintah lainnya.
Program ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya Pakistan untuk memperluas inklusi keuangan nasional, yaitu dengan meningkatkan penggunaan rekening bank dan layanan keuangan digital di masyarakat.
Para pejabat Bank Sentral Pakistan menilai langkah ini dapat membantu mengurangi kebocoran anggaran serta menjamin transparansi dalam penyaluran bantuan.
Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal
Bulan Ramadhan diperkirakan dimulai di Pakistan pada 19 Februari berdasarkan pengamatan hilal yang dirilis oleh lembaga antariksa negara, yang menandai awal puasa Muslim di seluruh negeri.
Ramadhan menjadi periode penting baik secara religius maupun ekonomi, ketika konsumsi pangan dan kebutuhan rumah tangga meningkat secara signifikan, sehingga program bantuan seperti ini menjadi krusial bagi jutaan keluarga kurang mampu. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi
















Mina Indonesia
Mina Arabic