Tepi Barat, MINA – Lima anak Palestina di Beit Ummar, sebelah utara Hebron, Tepi Barat diancam menggunakan senjata api oleh seorang pemukim ilegal Israel bersenjata dalam serangkaian serangan terhadap warga Palestina, Ahad (13/9).
Wafa melaporkan, seorang pemukim bersenjata mengarahkan senjatanya kepada kelima anak tersebut di dekat sebuah rumah. Mereka terlihat diminta mengangkat tangan ketika pria bersenjata itu meneriaki mereka.
Dalam insiden terpisah, dua warga Palestina dilaporkan mengalami luka setelah dipukuli oleh pemukim Israel di lahan mereka di sebelah timur Salfit. Serangan lainnya juga terjadi di sejumlah wilayah Tepi Barat pada hari yang sama.
Di sekitar jalan Ramallah-Nablus, pemukim Israel dilaporkan membakar lahan pertanian milik warga Palestina hingga menimbulkan kerusakan. Sementara di Deir Jarir, sebelah timur Ramallah, pemukim memasuki desa dan melepaskan tembakan di sekitar rumah warga.
Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera
Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok Palestina mencatat sedikitnya 628 serangan pemukim Israel terjadi di seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, sepanjang Agustus 2026.
Angka tersebut menunjukkan kekerasan pemukim tetap menjadi ancaman serius bagi warga Palestina di tengah meningkatnya operasi militer dan pembatasan pergerakan.
Laporan kemanusiaan PBB juga mencatat lebih dari 1.600 serangan pemukim yang mengakibatkan korban Palestina atau kerusakan properti telah terdokumentasi antara Januari hingga Agustus 2026. Eskalasi tersebut turut menyebabkan perpindahan warga dari sejumlah komunitas Palestina.
Kekerasan di Tepi Barat tidak hanya berdampak pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak yang berada di lingkungan permukiman dan desa yang menjadi sasaran serangan.
Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa
UNICEF sebelumnya memperingatkan bahwa meningkatnya serangan, pengungsian, dan pembatasan akses semakin mengganggu kondisi yang dibutuhkan anak-anak Palestina untuk hidup, belajar, dan berkembang secara aman. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Empat Warga Palestina Syahid dalam Pelanggaran Terbaru Israel di Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic