Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbatasan Ditutup, PBB Peringatkan Krisis Bahan Bakar Ancam Operasi Bantuan di Gaza

sri astuti Editor : Arif R - Rabu, 11 Maret 2026 - 17:49 WIB

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:49 WIB

19 Views ㅤ

Penyeberangan Rafah antara Jalur Gaza dan Mesir. (Foto: Motasem A Dalloul)

New York, MINA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa pembatasan Israel terhadap perbatasan Jalur Gaza sangat menghambat operasi kemanusiaan, dengan krisis bahan bakar mengancam layanan penting di seluruh wilayah tersebut.

Mengutip Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Juru Bicara PBB Stephane Dujarric, Selasa (10/3) mengatakan saat konferensi pers bahwa semua perbatasan kecuali Kareem Shalom Abu Salam masih ditutup, menyebut tindakan ini salah satu dari banyak tantangan yang terus-menerus yang dihadapi para pekerja bantuan. Anadolu melaporkan.

Dujarric mengatakan hanya 1,4 juta liter bahan bakar yang masuk ke Gaza dan memperingatkan butuh lebih dari 2 juta liter bahan bakar setiap pekan untuk menghindari gangguan atau pengurangan layanan.

Mencatat bahwa defisit bahan bakar juga menghambat upaya pembuangan sampah, ia mengatakan sejak 10 Februari, tim bantuan telah membersihkan 3.000 meter kubik sampah padat dari lebih dari 350.000 meter kubik sampah yang terkumpul.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

“Perlu dicatat bahwa laju ini jauh di bawah jadwal yang diantisipasi karena tantangan ketersediaan bahan bakar dan ketidakamanan,” katanya.

Dujarric mengatakan upaya penyediaan tempat perlindungan juga kurang memadai, dengan pembatasan Israel terhadap bahan-bahan yang disebut “penggunaan ganda,” termasuk “peralatan, alat berat, kayu, dan semen”.

Ia juga menyerukan pembukaan kembali penyeberangan tambahan dan arus pasokan penting yang beragam dan berkelanjutan serta dapat diprediksi ke Gaza. []

 

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda