Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persebaya vs Arema FC: Derbi Terbesar, Kiper Frigeri Jatuh Bangun di Babak Pertama

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 22 November 2025 - 16:24 WIB

Sabtu, 22 November 2025 - 16:24 WIB

45 Views

Duel pemain Persebaya Toni Firmansyah dengan pemain Arema FC Valdeci Moreira dalam laga BRI Super League 2025/26, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu sore, 22 November 2025. (Foto: Official Persebaya)

Surabaya, MINA – Duel panas derbi terbesar di Indonesia tersaji pada pekan ke-13 Super League 2025/26 antara Persebaya Surabaya vs Arema FC.

Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (22/11) dan dipastikan berjalan ketat karena kedua tim sedang berebut posisi di papan tengah klasemen.

Skuad Bajul Ijo menargetkan kemenangan di kandang sendiri demi menjaga persaingan menuju papan atas.

Pelatih Persebaya Eduardo Perez menerapkan formasi 4-2-3-1, sedangkan pelatih Arema Marcos Santos menerapkan skema 4-3-3.

Baca Juga: FIFA Tolak Permintaan Iran Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko

Pertandingan babak pertama dimulai.

 

Tensi tinggi sejak awal

Tensi tinggi segera tergelar sejak menit pertama di bawah atmosfir gemuruh nyanyian Bonek yang nyaris memenuhi stadion.

Baca Juga: Adu Penalti Al-Hilal vs Al-Sadd: Siapa yang Tersingkir?

Pada menit ke-6, dua tendangan sepak pojok membuat Singo Edan waspada, tetapi Bruno Moreira (9) yang diandalkan belum mampu memberi ancaman berarti.

Setelahnya, 4 menit lamanya Bajul Ijo mengepung pertahanan Singo Edan.

Hingga menit ke-25, pertandingan masih belum berbuah gol.

Pada menit ke-24, Mihailo Perovic (11) melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola tipis lewat di atas mistar gawang Arema FC.

Baca Juga: Al-Hilal vs Al-Sadd: 3 Gol The Boss Dibalas Kontan

Kartu kuning kiper Frigeri

Tingginya tekanan tuan rumah pada menit ke-26, ancaman Persebaya membuat kiper Lucas Frigeri (31) berlari keluar dari kotak penalti untuk mencegah Bruno Moreira (9). Kiper Frigeri menabrak tubuh Bruno di luar kotak.

Wasit Rio Permana segera mengeluarkan kartu kuning untuk kiper Brasil itu.

Tendangan bebas dilakukan oleh Gali Freitas (22). Keras. Melewati pagar manusia dan on target. Namun, bola yang cukup dekat dengan posisi kiper mampu ditepis dengan dua tangan.

Baca Juga: Al-Hilal vs Al-Sadd: Berbalas Gol di Babak Pertama

Kiper Frigeri harus jatuh bangun menghadapi serangan bertubi-tubi dari para pemain berjersey hijau. Bahkan top skor Super League, Dalberto (94), dituntut melakukan pelanggaran di area yang tidak berbahaya. Kartu kuning untuknya.

Dua tembakan Paulinho

Pada menit ke-43, Arema FC memiliki peluang emas saat mendapat kesempatan menyerang yang jarang terjadi. Paulinho Moccelin (9) yang mendapat bola di posisi bebas di luar kotak penalti, melakukan tendangan keras.

Namun, bola terbentur oleh kaki bek Persebaya. Bola memantul pulang kepada Paulinho. Tendangan kedua yang sama keras dilakukan, tetapi kembali terbentur kaki bek tuan rumah.

Baca Juga: Piala AFF U-17 2026: Indonesia Cukur Timor Leste 4-0

Dalberto pun mendapat peluang pada menit akhir waktu tambahan babak pertama. Namun, Ernando Ari mampu menggagalkan tendangan sang predator.

Pada akhirnya, hingga waktu jeda, pertandingan masih stagnan dengan skor 0-0. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pertamina Enduro vs Electric PLN: Megawati dan Ibu Komisaris Sukses Balas Dendam

Rekomendasi untuk Anda