Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertamina Enduro vs Electric PLN: Megawati dan Ibu Komisaris Sukses Balas Dendam

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Ahad, 12 April 2026 - 19:11 WIB

Ahad, 12 April 2026 - 19:11 WIB

111 Views ㅤ

Megawati Hangestri Pertiwi pemain kunci Jakarta Pertamina Enduro. (Foto: Instagram/jpevolley)

Solo, MINA – Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN digelar di Gor Sritex Arena, Solo, pada Ahad (12/4) dalam ajang Final Four putaran kedua Proliga 2026 sektor putri.

Pada putaran pertama, Megawati Hangestri Pertiwi (8) dkk. yang memperkuat Pertamina Enduro kalah tipis 2-3 dari Electric PLN.

Pertemuan kali ini menjadi momentum balas dendam yang tepat bagi Pertamina yang kini diperkuat oleh bintang dunia asal Rusia, Irina Voronkova (18) yang dijuluki Ibu Komisaris.

Dalam laga ini, pemain Amerika Serikat Electric, Kara Bajema (15) tampil gemilang dengan status top skor.

Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027

Set pertama, milik Pertamina

Pada awal set pertama, Pertamina Enduro memimpin 4-1. Namun, Electric PLN kemudian unggul tipis 10-11 setelah sempat tertinggal 9-6.

Poin beruntun para pemain Pertamina membawa mereka unggul tipis 18-17. Serangan-serangan keras Ibu Komisaris menjaga keunggulan Pertamina atas Ersandrina Devega Salsabila (11) cs.

Attack error oleh Kara Bajema (15) memberi Pertamina Enduro kemenangan 25-23.

Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Skor 1-0 untuk keunggulan Megawati Hangestri dan rekan-rekan.

Set kedua, masih milik Pertamina

Pertamina unggul 4-0 di awal set. Namun, Electric PLN membalas dengan 4 poin beruntun pula, 4-4.

Pertamina kemudian unggul jauh 16-10 setelah meraih 5 poin beruntun. Pertamina yang menjaga keunggulan akhirnya mengamankan set kedua dengan kemenangan 25-22, setelah Irina Voronkova melakukan ace.

Baca Juga: Timnas Portugal Masih Buka Pintu untuk Ronaldo, Pelatih Jorge Jesus Sebut Hanya Kesalahpahaman

Skor 2-0 untuk keunggulan Pertamina Enduro.

Set ketiga, Electric bangkit lagi

Boom spike Voronkova memberi Pertamina Enduro unggul 10-7.

Attack error oleh Megawati kemudian memberi Electric PLN kesempatan menyamakan kedudukan 14-14.

Baca Juga: “King Indo” Resmi Jadi “King ASEAN”

Selanjutnya, Ersandrina dkk. berbalik unggul 16-20, lalu set poin 21-24.

Pada akhirnya, Electric PLN memenangkan set ketiga 21-25 dan menjaga asa lolos ke babak final.

Skor 2-1 untuk keunggulan Pertamina Enduro.

Set keempat, Kara Bajema cegah Pertamina ke final

Baca Juga: Juara FIFA ASEAN Cup, Ini Peringkat Indonesia di Dunia

Electric PLN makin memperlebar peluang untuk tidak tersingkir lebih awal saat mereka unggul signifikan 11-15.

Wulandari Agustin dkk. semakin nyaman unggul jauh meninggalkan poin Pertamina, 12-20.

Satu bola potong oleh Dinda Syifa Amalia (7) menghentikan 5 poin beruntun Pertamina, 17-21.

Penampilan gemilang Kara Bajema membuat Electric PLN memenangkan set keempat 18-25.

Baca Juga: Emil Audero: Kiper Timnas Indonesia yang Menepis Mimpi Buruk

Hasil imbang 2-2 membuat Pertamina gagal lolos lebih awal ke partai final dan membuat Electric batal tersingkir lebih awal.

Set kelima, Pertamina Enduro balas dendam

Pada set penentuan ini, pertandingan terjadi ketat, 5-5.

Megawati cs kemudian unggul 11-8 setelah sebelumnya tertinggal 6-8 pada paruh set.

Baca Juga: Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Melalui Drama Adu Pinalti

Pertamina terus mendulang poin dengan serangan yang kuat dan pertahanan yang kokoh, terkhusus Nurlaili Kusuma yang mampu menerima dengan baik beberapa spike Kara Bajema. Pertamina kemudian menang 15-8 saat Electric stagnan di poin 8.

Hasil akhir laga Pertamina Enduro vs Electric PLN 3-2 (25-23, 25-22, 21-25, 18-25, dan 15-8).

Megawati Hangestri dan Ibu Komisaris sukses melakukan balas dendam atas kekalahan mereka di Final Four putaran pertama. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Indonesia Pulang dari Asian Games dengan 39 Medali, 5 Emas, Apa yang Harus Dibenahi?

Rekomendasi untuk Anda