Samarinda, MINA – Pesut Etam Borneo FC melakoni pertandingan BRI Super League 2025/26 pekan ketujuh dengan menjamu pasukan Macan Kemayoran Persija Jakarta, Ahad (28/9) malam.
Bertanding di depan publiknya di Stadion Segiri Samarinda, Pesut Etam yang merupakan pemuncak klasemen baru memainkan pertandingan keenamnya.
Macan Kemayoran yang sempat terluka saat bertandang ke Makassar, perlu kembali ke tren kemenangan untuk menjaga posisi tetap di tiga besar puncak klasemen. Namun, jelas itu tidak mudah.
Pertandingan kedua pemuncah klasemen ini berlangsung sengit dengan tensi yang tinggi.
Baca Juga: Laga Munchen vs Madrid Malam Ini: Duel Raksasa Eropa Perebutkan Tiket Semifinal
Peluang terbaik Persija
Pada menit ke-30, Rayhan Hannan yang menguasai bola di pinggir kanan wilayah Pesut Etam, mengumpan bola jauh ke dekat gawang Pesut Etam. Bruno Tubarao yang berduel menyundul bola kepada Allano di depan gawang.
Pemain Brasil itu kemudian melakukan tendang on target. Namun, kiper Pesut Etam, Nadeo Argawinata sigap menepis bola. Gawang pun terselamatkan. Itu menjadi peluang terbaik bagi Macan Kemayoran selama 30 menit pertandingan.
Gol mematikan Vinicius
Baca Juga: Babak Tambahan Al-Ittihad vs Al-Wahda: Drama Penalti di Injury Time
Pada menit ke-45, pemain bertahan Pesut Etam mengirim umpan jauh kepada Juan Villa di pinggir kiri wilayah Persija. Villa yang sempat dihalangi mampu lolos dan berlari kencang menggiring bola.
Selanjutnya dia mengirim umpan silang kepada Joel Vinicius di tengah. Beberapa pemain bertahan Macan Kemayoran mencoba mencegah Vinicius, tetapi naluri predatornya sebagai striker membuatnya lolos.
Meski bola sempat tertinggal dari kakinya, tapi Vinicius mampu menciptakan gol sempurna ke gawang yang dikawal oleh Andritany Ardhiyasa.
Gol. Skor 1-0 untuk skuad Kalimantan Timur.
Baca Juga: Al-Ittihad vs Al-Wahda: Gol Tunggal Christian Benteke Gagal Beri Kemenangan
Gol kedua dari Jepang
Pada menit ke-55, di tengah rapatnya pertahanan Macan Kemayoran, Juan Villa mengirim umpan terobosan yang langsung dikejar oleh Kei Hirose tanpa offside. Pemain asal Jepang itupun berhadapan langsung dengan Andritany.
Pemain belakang Macan Kemayoran Thalis Lira sempat menarik baju Kei dari belakang, tetapi sepakan Kei tetap berlaku dan melewati Andritany.
Ribuan suporter Pesut Etam sontak bersorak gembira.
Baca Juga: FIFA Tolak Permintaan Iran Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Gol. Skor berubah 2-0. Borneo FC unggul.
Gol secepat kilat
Pada menit ke-90, Pesut Etam berhasil merebut bola di tengah lapangan. Juan Villa dari sisi kiri wilayah Macan Kemayoran mengirim umpan yang tepat jatuh di kaki Douglas Coutinho di depan gawang.
Coutinho yang tinggal berhadapan dengan kiper Andritany, melakukan tendangan sekuat tenaga dalam jarak dekat. Andritany hanya bisa terpaku diam saat bola melesat secepat kilat ke dalam gawangnya untuk ketiga kalinya.
Baca Juga: Adu Penalti Al-Hilal vs Al-Sadd: Siapa yang Tersingkir?
Gol terlambat Gustavo
Tertinggal 3 gol, pasukan Macan Kemayoran terus menggempur pertahanan tuan rumah. Pada akhirnya, Gustavo Almeida sukses memanfaatkan umpan Allano. Sundulan Gustavo bersarang cepat ke gawang tanpa ada reaksi dari kiper Nadeo.
Gol. Skor berubah 3-1. Borneo FC masih unggul.
Sempat dihiasi kondisi memanas antara kedua skuad di lapangan, akhirnya pertandingan berakhir setelah dilanjutkan selama semenit kemudian.
Baca Juga: Al-Hilal vs Al-Sadd: 3 Gol The Boss Dibalas Kontan
Kemenangan tersebut membuat Borneo FC kian jauh memuncak di posisi satu klasemen, memperlebar jarak dengan Persija Jakarta yang turun ke tangga nomor 4. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Al-Hilal vs Al-Sadd: Berbalas Gol di Babak Pertama
















Mina Indonesia
Mina Arabic