Jakarta, MINA — Kantor Pusat (Headquarters) Asia Pacific Coalition for Al-Quds and Palestine (APCAP) resmi diluncurkan di Gedung Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jakarta, Rabu (15/4).
Kehadiran markas ini menandai dimulainya kolaborasi terpadu antara ormas dan lembaga filantropi lintas negara di kawasan Asia Pasifik untuk memperkuat advokasi kemerdekaan Palestina serta perlindungan situs suci Al-Quds dari cengkeraman penjajahan.
Wakil Ketua Umum DMI, Dr. Imam Addaruqutni menyatakan bahwa penunjukan Jakarta sebagai pusat koordinasi merupakan pengakuan internasional atas komitmen historis Indonesia bagi Palestina sejak KAA 1955.
Keputusan ini merupakan tindak lanjut strategis dari konferensi regional di DPR RI pada akhir 2025 lalu. Jakarta kini berperan sentral dalam menyatukan kekuatan masyarakat sipil di kawasan untuk mendukung kedaulatan bangsa Palestina secara lebih sistematis.
Baca Juga: Menteri Haji Peringatkan WNI Tidak Nekat Berangkat Tanpa Visa Haji Resmi
Ketua Komite Pengarah APCAP, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim menekankan bahwa inisiatif ini sangat tepat waktu di tengah kebuntuan diplomasi global dan meluasnya konflik di Timur Tengah.
Ia menegaskan bahwa sekadar solidaritas kini tidak lagi cukup; diperlukan aksi kolektif nyata untuk melawan penindasan. APCAP hadir untuk mengorkestrasi berbagai inisiatif yang sebelumnya berjalan sporadis menjadi satu gerakan yang lebih bertenaga dan terarah.
Secara operasional, APCAP dipimpin oleh Irvan Nugraha sebagai Direktur Eksekutif bersama jajaran pakar dari berbagai bidang, termasuk riset, diplomasi, dan kemanusiaan.
Fokus utama koalisi ini adalah memastikan bantuan dari Asia Pasifik dikelola secara mandiri dan berkelanjutan, khususnya untuk rekonstruksi jangka panjang di Gaza. Selain itu, markas ini akan menjadi pusat literasi untuk meluruskan disinformasi global terkait isu Palestina melalui narasi kemanusiaan yang objektif.
Baca Juga: Donasi Masyarakat Indonesia untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Sekjen MUI, Dr. Amirsyah Tambunan, menambahkan bahwa perjuangan ini merupakan upaya menjaga moral dan peradaban dunia, bukan sekadar isu sektarian. Ia meyakini bahwa persatuan kekuatan sipil adalah modal utama untuk melawan kehancuran etika akibat perang.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, APCAP berupaya menggalang kekuatan moral global yang tidak mudah menyerah dalam menuntut keadilan universal bagi bangsa-bangsa terjajah.
Melalui peresmian ini, APCAP mendorong perubahan pendekatan dari reaktif menjadi strategi jangka panjang yang mencakup pelestarian identitas Al-Quds dan penguatan kebijakan.
Seluruh elemen bangsa di Asia Pasifik diajak untuk menjadikan isu Palestina sebagai titik temu perjuangan kemanusiaan. Langkah konkrit dari Jakarta ini diharapkan menjadi pemantik bagi terciptanya perdamaian dunia yang berlandaskan pada kemerdekaan penuh bagi rakyat Palestina. []
Baca Juga: Menteri Haji Peringatkan WNI Tidak Nekat Berangkat Tanpa Visa Resmi
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic