Damaskus, MINA – suriah/">Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa mengucapkan selamat kepada rakyat Suriah atas peringatan satu tahun pembebasan negara tersebut, Senin (8/12).
Dalam pidatonya di Damaskus, Presiden Al-Sharaa menekankan perkembangan visi yang jelas untuk Suriah yang baru, sebuah negara kuat yang berlandaskan masa lalu yang gemilang, yang menatap masa depan yang menjanjikan, dan memulihkan posisi alaminya di lingkungan Arab, regional, dan internasional.
“Era rezim yang digulingkan merupakan lembaran gelap dalam sejarah negara kita, di mana sang tiran berkuasa untuk sementara waktu, tetapi ia segera tumbang, agar cahaya wawasan, dialog yang baik, serta jembatan cinta dan persaudaraan dapat bersinar kembali,” katanya, SANA melaporkan.
Ia menambahkan bahwa rakyat Suriah telah kehilangan Damaskus, permata Timur, selama lebih dari lima dekade.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
“Mereka mencoba melucuti identitas, peradaban, dan kedalaman sejarahnya, dan mereka berulang kali mencoba menguburnya dengan sia-sia. Tetapi bagaimana mungkin bulan menyembunyikan wajahnya, dan bagaimana mungkin matahari mengaburkan cahayanya,” kata Presiden. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa
















Mina Indonesia
Mina Arabic