New York, MINA – Presiden Kolombia Gustavo Petro menyamakan Israel dengan “rezim Nazi” dalam pernyataan terbarunya mengenai genosida yang dilakukan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan PBB baru-baru ini, Presiden Petro mengutuk rezim pendudukan Israel, menuduhnya telah membunuh puluhan ribu orang di Gaza. Palinfo melaporkan, Kamis (11/6).
“Angka-angka itu [korban di Gaza] tidak dapat disembunyikan. Tidak ada kepentingan politik atau ekonomi yang dapat menyembunyikan fakta itu. Itulah benang merah sebenarnya dari apa yang akan saya katakan di sini, yaitu kita kembali ke era Nazi,” kata presiden.
Ia menambahkan bahwa Israel menghujani roket ke orang-orang, termasuk anak-anak di Jalur Gaza.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Kolombia secara resmi memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel pada 2 Mei 2024, dengan alasan perang genosida pemerintah Israel di Jalur Gaza. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic