Sleman, MINA – PSBS Biak menjamu Bali United dalam laga lanjutan pekan ke-15 BRI Super League 2025/26 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (22/12) sore.
Badai Pasifik memulai laga dari posisi 15 di klasemen sementara Super League dan Serdadu Tridatu dari posisi 11 klasemen.
Pelatih PSBS Biak Agus Sugeng menerapkan formasi 4-3-3 dan pelatih Bali United FC Johnny Jansen 4-1-2-3.
Pertandingan babak pertama dimulai.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027
Peluang emas tendangan bebas
Kick-off dimulai dari kaki Bali United yang kemudian mampu dipotong oleh pemain Badai Pasifik.
Singkat pertandingan, 15 menit pertandingan berlalu tanpa gol.
Pada menit ke-16, pemain Bali United dijatuhkan sangat dekat di depan kotak penalti milik PSBS.
Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Jordy Bruijn (8) melakukan eksekusi tendangan bebas. Kiper Kadu (41) bersiap.
Namun sayang, bola yang melesat melewati pagar pemain ke tiang jauh membentur mistar gawang. Bola memantul dan Kadek Agung (18) melakukan tendangan voli. Dan kembali sayang, bola masih melangit, enggan masuk ke gawang PSBS Biak.
Kartu kuning pertama
Kedua tim masih kokoh dalam bertahan, membuat permainan masih imbang hingga menit ke-30.
Baca Juga: Timnas Portugal Masih Buka Pintu untuk Ronaldo, Pelatih Jorge Jesus Sebut Hanya Kesalahpahaman
Pada menit ke-36, Bali Unined masih gagal memanfaatkan peluang tendangan bebas dari depan kotak penalti.
Pada menit ke-39, pemain Bali United Ricky Fajrin (24) menerima kartu kuning pertama dalam pertandingan, setelah telat dalam menendang. Bukan bola yang terkena, tetapi kaki lawan yang terhantam.
Peluang Bali yang terbuang
Serdadu Tridatu mendominasi serangan pada akhir babak pertama, tetapi masih gagal dalam penyelesaian akhir.
Baca Juga: “King Indo” Resmi Jadi “King ASEAN”
Sebaliknya serangan balik oleh tim tuan rumah lewat Liquinhas (10) juga terpotong di tengah jalan.
Pelanggaran Iqbal Hadi (87) terhadap Tim Receveur (14) memberi Bali United peluang dari tendangan bebas. Namun, tendangan melengkung Mirza Mustafic (10) masih tidak terjangkau oleh rekan-rekannya di dalam kotak penalti.
Hingga wasit Thoriq meniup peluit dua kali tanda jeda, skor masih 0-0. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Juara FIFA ASEAN Cup, Ini Peringkat Indonesia di Dunia
















Mina Indonesia
Mina Arabic