Al-Quds, MINA – Puluhan ribu umat Islam Palestina melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa meskipun pasukan polisi Israel memberlakukan pembatasan ketat dan melarang masuk puluhan jamaah Muslim.
Wafa melaporkan, pasukan penjajah Israel memberlakukan pengepungan ketat di sekitar Kota Tua pada Jumat (18/9) dan melarang puluhan pemuda Palestina masuk ke Masjid Al-Aqsa.
Pasukan Israel juga mendirikan banyak pos pemeriksaan untuk menghentikan jamaah Muslim yang datang, memeriksa dan mencatat dokumen identitas.
Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu situs paling suci dalam Islam, menjadi kiblat pertama umat Muslim sebelum Ka’bah di Makkah. Terletak di kompleks seluas 144 dunum di Kota Tua Yerusalem Timur, masjid ini memiliki makna religius, historis, dan politik yang sangat dalam bagi warga Palestina dan umat Muslim di seluruh dunia.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Data dari Gubernuran Yerusalem menunjukkan bahwa sejak awal tahun 2026 hingga awal September, otoritas pendudukan telah mengeluarkan sekitar 800 perintah larangan masuk ke Masjid Al-Aqsa bagi warga Palestina. Jumlah ini meningkat tajam menjelang hari-hari raya Yahudi. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic