PUPR Pastikan Seluruh Fasilitas PON XX 2020 di Papua Siap Pada Waktunya

Jakarta, MINA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan empat arena olahraga untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua tahun 2020.

Pembangunan arena olahraga dilakukan di Kabupaten Jayapura yakni arena (venue) Aquatic dan Istora Papua Bangkit di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena Cricket dan Lapangan Hockey (Indoor dan Outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (PSPPOP) Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, memastikan bahwa seluruh fasilitas olahraga dan pendukung akan siap pada waktunya dan bisa digunakan untuk PON XX pada 20 Oktober – 2 November 2020 mendatang dan sebelumnya bisa digunakan tes event. Demikian keterangan tertulis yang diterima MINA, Selasa (10/3).

“Tes event ini untuk memastikan apakah venue ini layak atau tidak untuk digunakan,” kata Iwan..

Secara terinci per fasilitas, pembangunan arena aquatic progresnya telah mencapai 81,40 persen lebih cepat dari target semula sebesar 73,70 persen dan ditargetkan selesai Juli 2020. Saat ini tengah dilakukan pengerjaan fisik berupa rangka baja dan ACP, pekerjaan pemasangan liner kolam tanding, pekerjaan GRC, pemasangan solar panel. Venue Aquatic Papua dibangun sesuai dengan Standar FINA dengan biaya APBN (MYC) tahun 2018-2020 sebesar Rp401.058 miliar. Sedangkan konsultan manajemen PT. Ciriajasa Cipta mandiri.

Kemudian, pembangunan Istora Papua Bangkit progresnya telah mencapai 77,99 persen atau lebih cepat dari jadwal sebesar 73,98 persen. Saat ini tengah mengerjakan erection balok D 14/26-28, Impact Baut Rafter, Pekerjaan Pemipaan, Pekerjaan Bekisting Bangunan Utilitas. Venue ini dibangun dengan dana sebesar Rp278,57 miliar oleh kontraktor PT PP (Persero) dan konsultan manajemen PT Virama Karya sebesar Rp4,8 miliar.

Selanjutnya, pembangunan arena Cricket dan lapangan Hockey baik indoor maupun outdoor telah mencapai 86,25 persen atau lebih cepat dari rencana awal sebesar 82,28 persen. Pengerjaannya sendiri ditargetkan rampung pada Juni 2020. Saat ini tengah dilakukan pekerjaan pemasangan atap metal roof hockey indoor, pekerjaan instalansi scoring board Hockey indoor, pekerjaan pemasangan tiang lampu FOP hockey outdoor, pekerjaan ACP tribun cricket. Total biaya pembangunan arena Cricket dan lapangan Hockey sebesar Rp277 miliar oleh kontraktor PT Nindya Karya dan konsultan manajemen PT Bina Karya senilai Rp4,9 miliar.

Selain empat venue tersebut, Kementerian PUPR juga melakukan penataan kawasan seperti Kampung Harapan seluas 32 hektar. Di lokasi ini akan dibangun sejumlah fasilitas pendukung PON XX diantaranya stadion utama, lapangan latihan atau pemanasan, aquatic center, istora (GOR Serbaguna), Reserved – area komersil (hotel, mall, bioskop), lapangan tembak, parkir mobil dan motor, Reserved – Area komersil (hotel, Mall, Bioskop), Sungai yang telah dinormalisasi, Gerbang Utama Stadion, dan utilitas kawasan.

Adapun anggaran untuk penataan kawasan tersebut sebesar Rp134 miliar oleh kontraktor PT.PP (Persero) Tbk dan konsultan PT. Virama Karya (Persero) sebesar Rp3,8 miliar.

Sementara untuk kawasan Doyo Baru juga tengah dilakukan penataan kawasan berupa Pekerjaan Lanjutan Pagar Sisi Selatan Lapangan Cricket, Pekerjaan Pengecoran Area Direksi Keet, Pekerjaan Timbunan dan Perapihan Bekas Galian, dan Pekerjaan Pengecoran Pondasi Pagar Belakang Wisma Saat ini progres pembangunannya mencapai 98 persen. Adapun kontraktor pelaksana PT Cahaya Bina Karya sejak kontrak per 18 Februari 2020 dengan anggaran sebesar Rp64,9 miliar serta konsultan MK oleh PT Ciriajasa Engineering Consultant dengan biaya sebesar Rp2,45 miliar. (R/R11/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)