
Migran Afghanistan
di Athena, Yunani, memilih tidur di tenda di ruang publik. (Foto: dok. Khaama Press)" width="300" height="201" /> Migran Afghanistan di Athena, Yunani, memilih tidur di tenda di ruang publik. (Foto: dok. Khaama Press)Athena, 2 Dzulqa’dah 1436/17 Agustus 2015 (MINA) – Ratusan migran Afghanistan yang telah tiba di Yunani khawatir jika mereka dipulangkan kembali.
Mereka yang tiba secara ilegal dan tinggal di tenda, telah dimukimkan di rumah kontainer oleh pemerintah negara itu.
“Saya takut mereka akan mengirim kami pulang ke Afghanistan. Saya takut dikirim ke tempat berpagar di mana saya tidak bisa pergi ke mana pun,” kata Zahra Mohseni, seorang migran Afghanistan, Khaama Press melaporkan yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Senin (17/8).
Setiap rumah kontainer dapat ditempati enam hingga delapan orang dan dilengkapi dengan AC, air dan toilet.
Baca Juga: Italia Tangguhkan Perjanjian Kerja Sama Militer dengan Israel
Polisi Athena di Distrik Votanikos mengatakan, sebagian besar migran khawatir dengan dalih relokasi, pemerintah akan mudah untuk mengirim mereka kembali ke negara masing-masing.
Mencurigai alasan itu, 30 migran menolak relokasi dan sebagian lainnya masih tinggal di ruang publik lainnya di Athena.
Namun pemerintah mengatakan, tempat itu bukan pusat penahanan dan setiap orang diperbolehkan untuk mudah pergi dan datang.
Pemerintah Yunani mengatakan, mereka telah menerima lebih 130.000 migran sepanjang tahun ini yang telah sangat terpengaruh pada perekonomian negara. (T/P001/R05)
Baca Juga: Krisis Timur Tengah Picu Lonjakan Biaya Energi Uni Eropa
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Baca Juga: Sepatu Anak-Anak Gaza yang Syahid Dipamerkan di Alun-Alun Amsterdam
















Mina Indonesia
Mina Arabic