Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Armada Global Sumud Flotilla Lanjutkan Pelayaran ke Gaza Usai Tertunda Imbas Cuaca Buruk

Arina Islami Editor : Rudi Hendrik - Rabu, 15 April 2026 - 23:57 WIB

Rabu, 15 April 2026 - 23:57 WIB

11 Views ㅤ

Delegasi Indonesia untuk Global Sumud Flotilla [Foto: GPCI/MINA]

Barcalona, MINA — Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) melanjutkan pelayaran menuju ke perairan internasional Laut Mediterania dalam misi menembus blokade Gaza, Palestina, Rabu (15/4) setelah sempat tertunda akibat cuaca buruk.

Pelayaran kapal-kapal kemanusiaan tersebut sempat sandar kembali ke Barcelona, setelah badai melanda perairan Spanyol pascapelepasan 30 armada kemanusiaan di Dermaga Moll de la Fusta akhir pekan lalu.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima MINA, Global Sumud Flotilla menyebut armada kemanusiaan telah melanjutkan pelayaran dari Barcelona dan bergabung dengan Kapal Artic Sunrise dari Greenpeace, dan Open Arms setelah sebelumnya terkendala penundaan pelayaran karena faktor cuaca.

“Armada Global Sumud mengkonfirmasi keberangkatan resmi armadanya dari Barcelona setelah penundaan sementara akibat cuaca,” bunyi siaran pers Global Sumud Flotilla.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Selanjutnya armada yang berlayar dari Spanyol, akan keluar perairan negara tersebut untuk bergabung dengan 20 kapal-kapal kemanusian Freedom Flotilla Coaliton dan Thousand Madleens yang sebelumnya sudah berlayar dari Marseilles, Prancis.

Armada laut tersebut akan melanjutkan pelayaran bersama ke perairan Italia.

“Saat kapal-kapal pertama bergerak, armada-armada kemanusiaan dalam fase mobilisasi multipelabuhan di seluruh Italia, dan sekitarnya,” ungkap Global Sumud Flotilla dalam rilisnya.

Pelayaran Global Sumud Flotilla sudah dimulai sejak 4 April 2026 lalu dengan angkat jangkar serempak 20 armada kemanusiaan Freedom Flotilla Coalition dan Thousand Madleens dari Marseilles, Prancis.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Di Barcelona, Spanyol pada Ahad (12/4) sebanyak 30 armada kemanusian Global Sumud Flotilla juga sudah berlayar, menyusul dari negara-negara Eropa lainnya sampai pertengahan dan akhir April mendatang.

Diperkirakan lebih dari 100 kapal yang ikut dalam misi pelayaran kemanusiaan ini, termasuk tiga kapal yang dibeli dari hasil urunan masyarakat Indonesia.

Para relawan dan aktivis Indonesia, melalui Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) juga kembali hadir dalam misi Global Sumud Flotilla kali ini.

Dua partisipan Indonesia yang turut ambil bagian dalam misi pelayaran, adalah Chiki Fawzi dan Ketua Dewan Pengarah GPCI Maimon Herawati yang juga didapuk sebagai perwakilan Indonesia dalam Steering Committee Global Sumud Flotilla tahun ini.[]

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda