Gaza, MINA – Mahmoud Hammad, seorang ayah Palestina berusia 45 tahun dengan tekun menyaring puing-puing rumahnya yang hancur di lingkungan Sabra, Kota Gaza untuk mencari sisa-sisa jasad istri dan anak-anaknya yang meninggal dalam serangan udara Israel pada 6 Desember 2023.
Hanya bermodalkan sekop kecil dan saringan logam, ia menyaring pasir dengan tangan, berharap menemukan serpihan tulang untuk dapat menguburkan keluarganya dengan layak.
Seperti dikutip Anadolu Agency, Ahad (15/2), rumah Hammad dihantam bom seberat sekitar 2.000 pon (907 kilogram) saat keluarganya berada di dalam. Ia kehilangan istri, enam orang anak, serta beberapa kerabatnya, termasuk seluruh keluarga saudara laki-lakinya.
Meskipun selamat, Hammad mengalami luka parah, termasuk beberapa patah tulang rusuk serta cedera di bahu dan panggul. Setelah berbulan-bulan pemulihan, ia kembali ke lokasi untuk mencari keluarganya.
Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera
Dengan bantuan tetangga, ia berhasil menemukan dan menguburkan jenazah saudara laki-lakinya beserta keluarganya. Namun, jasad istri dan anak-anaknya masih terperangkap di bawah tumpukan puing yang mengeras.
Istrinya sedang hamil dan hampir tiba waktu melahirkan saat serangan terjadi
“Ia dan anak kami yang belum lahir meninggal bersama,” kata Hammad.
Menurut perkiraan resmi, hampir 9.500 warga Palestina masih hilang di bawah reruntuhan di seluruh Gaza, dengan upaya pencarian yang sangat terhambat karena kurangnya alat berat.
Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa
Sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober, serangan Israel telah menewaskan setidaknya 591 warga Palestina dan melukai lebih dari 1.598 orang, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Perang dua tahun yang lebih luas, yang dimulai pada Oktober 2023, telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina, melukai lebih dari 171.000, dan menghancurkan sekitar 90% infrastruktur sipil Gaza.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Empat Warga Palestina Syahid dalam Pelanggaran Terbaru Israel di Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic