Amman, MINA – Sejumlah pesawat militer Amerika Serikat (AS) mengalami kerusakan setelah pangkalan yang digunakan militer AS di Yordania menjadi sasaran serangan rudal Iran.
Serangan tersebut menyasar Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania dalam rangkaian eskalasi terbaru konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Laporan yang dikutip Anadolu, Kamis (10/9) menyebutkan, sebuah pesawat serang A-10 Thunderbolt mengalami kerusakan berat dalam serangan tersebut. Pesawat yang juga dikenal dengan nama Warthog itu dilaporkan kehilangan salah satu sayapnya.
Selain A-10, sekitar delapan jet tempur F-15 juga mengalami kerusakan ringan akibat serangan. Pesawat-pesawat tersebut kemudian dilaporkan dapat dikembalikan ke layanan setelah menjalani penanganan.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Serangan ke pangkalan tersebut terjadi setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah meluncurkan rudal balistik ke pangkalan yang digunakan pasukan AS di dekat Al-Azraq, Yordania.
Pihak Yordania sebelumnya menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sebagian besar rudal yang memasuki wilayah udaranya. Dari 20 rudal Iran yang dilaporkan masuk, 18 di antaranya berhasil dicegat, sementara dua lainnya jatuh di wilayah yang tidak berpenduduk.
Seorang pejabat AS mengatakan serangan Iran terhadap pangkalan di Yordania tidak efektif dan seluruh personel militer AS yang berada di lokasi berhasil diketahui keberadaannya. Tidak ada laporan korban jiwa dari pihak AS dalam serangan tersebut.
Serangan tersebut menjadi bagian dari peningkatan ketegangan dalam perang Iran-Amerika Serikat yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Dalam perkembangan terbaru, Iran juga melancarkan serangan terhadap sejumlah kapal di sekitar Selat Hormuz setelah AS menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran. []
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic