Madrid, MINA – Spanyol memanggil kuasa usaha Israel pada Senin dan melayangkan protes keras atas pencegatan armada bantuan kemanusiaan yang menuju Gaza. Spanyol menyebut tindakan Israel itu sebagai pelanggaran hukum internasional.
Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares mengatakan bahwa pasukan Israel mencegat Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Sekitar 45 warga Spanyol ikut dalam misi tersebut, dan sekitar 12 hingga 24 orang di antaranya kemungkinan ditahan Israel.
“Ini adalah pelanggaran baru terhadap hukum internasional. Tindakan ini tidak bisa diterima dan penahanannya ilegal,” tegas Albares, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (19/5).
Spanyol kini terus memantau perkembangan situasi dan menyebut armada bantuan tersebut adalah misi yang damai.
Baca Juga: Hakim Prancis Selidiki Aduan Kejahatan Perang Tentara Israel di Lebanon
Sebelumnya, tentara Israel menyerang armada tersebut di perairan internasional dan menahan sekitar 100 aktivis. Armada yang terdiri dari lebih dari 50 kapal itu berlayar dari Turki pekan lalu dengan tujuan mematahkan blokade Israel di Gaza yang sudah berlangsung sejak 2007.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
















Mina Indonesia
Mina Arabic