Jakarta, MINA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengingatkan bahwa dengan suhu di Madinah dan Makkah yang mencapai 37–39 derajat Celsius, calon jamaah haji Indonesia diimbau untuk menjaga kondisi fisik.
“Atur aktivitas sesuai kemampuan, cukup istirahat, dan perbanyak minum. Jangan ragu lapor ke petugas kesehatan kalau ada keluhan,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Suci Annisa dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/5).
Kemenhaj juga mengingatkan seluruh KBIHU untuk mematuhi ketentuan dan terus berkoordinasi dengan petugas resmi demi menjaga ketertiban dan keselamatan jamaah.
Memasuki hari ke-16 operasional haji tahun ini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memfokuskan diri pada penguatan bimbingan ibadah, perlindungan jamaah, dan peningkatan layanan kesehatan.
Baca Juga: Timwas Haji DPR RI Ingatkan Antisipasi Kerawanan dan Kesemrawutan di Fase Armuzna
Suci mengatakan, secara umum, semua proses pemberangkatan, kedatangan, hingga pergerakan jamaah di Arab Saudi berjalan lancar, tertib, dan selalu didampingi petugas di setiap titik layanan.
“Semua proses pergerakan jamaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas. Kami pastikan setiap jamaah mendapat layanan yang aman, nyaman, dan tertib sejak dari keberangkatan sampai pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.
Hingga 5 Mei 2026, sebanyak 250 kloter dengan 97.139 jamaah dan 996 petugas sudah diberangkatkan dari Indonesia. Sementara itu, 239 kloter dengan 92.739 jamaah dan 952 petugas telah tiba di Madinah dan langsung menempati akomodasi yang sudah disiapkan.
Pergerakan jamaah dari Madinah ke Makkah juga terus berlangsung secara bertahap. Tercatat 88 kloter dengan 34.244 jamaah dan 352 petugas sudah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Baca Juga: Arab Saudi Kerahkan Drone untuk Tingkatkan Keamanan Selama Ibadah Haji 2026
Dari sisi kesehatan, hingga saat ini tercatat 12.725 jamaah menjalani rawat jalan, 144 jamaah dirujuk ke KKHI, dan 232 jamaah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi. Dari jumlah itu, 70 orang masih dalam perawatan.
Pada 5 Mei 2026, satu jamaah bernama Aen Soleh Salimar dari kloter JKS 05 asal Kabupaten Bogor meninggal dunia. Dengan begitu, total jamaah yang wafat hingga saat ini menjadi 10 orang.
Penguatan bimbingan ibadah juga jadi perhatian utama. Hingga kini, sebanyak 29.497 jamaah sudah mendapat izin masuk Raudhah, dengan tambahan 341 izin yang terbit pada 5 Mei 2026. Jamaah diimbau menggunakan aplikasi Nusuk untuk mengakses layanan tersebut sesuai jadwal.
Kemenhaj juga mendorong penggunaan Aplikasi Kawal Haji sebagai kanal pengaduan digital. Lewat aplikasi ini, jamaah bisa melaporkan secara langsung masalah terkait konsumsi, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga kehilangan barang.[]
Baca Juga: Menag: Belum Ada Agenda Umrah dan Haji Jalur Laut
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic