Teheran, MINA – Seorang sumber militer senior Iran mengatakan kepada Tasnim News Agency bahwa pasukan Amerika berupaya membunuh pilot yang hilang daripada menyelamatkannya.
Dilansir dari Quds News Network (QNN) pada Ahad (5/4), sumber tersebut mengatakan, pasukan AS kehilangan harapan untuk menemukan pilot tersebut dan mulai melancarkan serangan di dekat lokasi jatuhnya pesawat.
Laporan menunjukkan bahwa jet tempur Amerika menembakkan tiga rudal di daerah Kooh-e Siah, dekat tempat pesawat itu jatuh.
Sumber militer Iran mengatakan, serangan tersebut menunjukkan upaya untuk melenyapkan pilot guna mencegah penangkapannya oleh pasukan Iran.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Sumber tersebut menambahkan bahwa Washington belum mengungkapkan kebenaran sepenuhnya tentang insiden tersebut.
Sumber tersebut menolak untuk mengkonfirmasi atau membantah laporan tentang penangkapan pilot kedua. Namun, ia menekankan bahwa pejabat AS belum transparan tentang nasib pilot pertama, yang mereka klaim telah diselamatkan.
Insiden tersebut bermula setelah pertahanan udara Iran menembak jatuh sebuah jet tempur AS, yang menurut beberapa laporan diidentifikasi jet F-15 Eagle. Pesawat tersebut membawa dua awak, dan keduanya dilaporkan melontarkan diri sebelum jatuh.
Laporan AS, yang dikutip oleh Axios, mengeklaim bahwa pasukan Amerika menyelamatkan satu awak, sementara yang kedua masih hilang. Pasukan AS telah meluncurkan misi pencarian dan penyelamatan intensif di atau dekat wilayah Iran.
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
Operasi tersebut melibatkan helikopter, pesawat pendukung C-130 Hercules, dan jet tempur tambahan. Bentrokan telah terjadi antara unit penyelamat AS dan pasukan Iran selama upaya ini, yang mengenai setidaknya dua jet. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Arab Saudi Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan dengan AS di Tengah Serangan Houthi
















Mina Indonesia
Mina Arabic