Washington, MINA – Dua jet tempur milik Angkatan Laut Amerika Serikat jenis EA-18 dilaporkan bertabrakan di udara saat melakukan atraksi aerobatik dalam sebuah pertunjukan penerbangan di negara bagian Idaho, Ahad (17/5).
Insiden itu memicu kepanikan penonton dan menjadi perhatian luas di media sosial setelah rekaman tabrakan beredar di internet. Situs Gunfighter Skies Air Show melaporkan.
Sementara itu, video yang beredar memperlihatkan kedua pesawat sempat bersentuhan ketika melakukan manuver di udara sebelum kehilangan kendali. Beberapa bagian pesawat terlihat jatuh ke tanah, sementara asap membumbung dari lokasi kejadian setelah kecelakaan terjadi.
Laporan awal menyebut para pilot berhasil menyelamatkan diri menggunakan kursi pelontar sebelum pesawat jatuh. Tim penyelamat dan petugas keamanan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan memastikan kondisi awak pesawat.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Hingga kini, otoritas militer AS masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti tabrakan tersebut.
Jet tempur EA-18 dikenal sebagai salah satu pesawat perang elektronik andalan Angkatan Laut Amerika Serikat. Pesawat itu biasa digunakan untuk misi pengacauan radar, pengintaian, dan dukungan operasi tempur modern.
Insiden kecelakaan ini dinilai cukup serius karena melibatkan pesawat militer berteknologi tinggi dalam kegiatan pertunjukan udara.
Kecelakaan saat atraksi udara bukan pertama kali terjadi di Amerika Serikat. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah insiden serupa pernah terjadi akibat kesalahan manuver, gangguan teknis, maupun jarak terbang antarpesawat yang terlalu dekat saat melakukan formasi aerobatik.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Pengamat militer menilai insiden ini dapat memicu evaluasi lebih ketat terhadap prosedur keselamatan dalam pertunjukan udara militer. Selain mempertaruhkan keselamatan pilot, kecelakaan dalam air show juga berisiko membahayakan penonton dan lingkungan sekitar apabila terjadi di area padat penduduk. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic