Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentara Israel Curi 250 Kambing dari Wilayah Suriah, Dibawa ke Tepi Barat

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 20 Januari 2026 - 06:05 WIB

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:05 WIB

24 Views ㅤ

Tentara Penjajah Israel berjaga di dekat pagar keamanan (FOTO:IST)

Yerusalem, MINA – Pasukan militer Israel dikabarkan mengambil alih sekitar 250 ekor kambing milik petani di wilayah Suriah dan memasukkan hewan ternak itu ke dalam pos-pos pendudukan di Tepi Barat, menurut laporan sumber dari media dalam negeri Israel.

Kejadian tersebut dilaporkan terjadi sekitar dua pekan lalu, ketika sekelompok tentara dari Brigade Golan mengangkut kawanan kambing yang ditemukan di wilayah yang berbatasan antara Suriah dan Dataran Tinggi Golan. Hewan-hewan itu kemudian dibawa menggunakan truk ke sejumlah peternakan di wilayah pendudukan.

Menurut media Israel Channel 12 yang mengungkap peristiwa itu, salah seorang peternak melaporkan puluhan kambing terlihat berkeliaran di jalan utama di kawasan Golan Heights, yang kemudian memicu penyelidikan oleh pihak militer Israel atas keberadaan kawanan ternak tersebut.

Laporan lain menyebut bahwa sekitar 200 kambing masih belum diketahui keberadaannya secara pasti, dan dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko biosekuriti karena tidak memiliki tanda identifikasi dan vaksinasi, sehingga Kementerian Pertanian Israel turut terlibat dalam upaya pencarian.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Tindakan yang melibatkan pencurian kambing ini memicu kritik dari kalangan lokal dan pengamat, yang menilai tindakan tersebut bukan sekadar pengalihan ternak, tetapi juga memperburuk ketegangan di wilayah yang sudah lama menjadi sumber konflik antara pasukan Israel dan penduduk di sekitar perbatasan Suriah serta Palestina yang diduduki.

Insiden pencurian kambing ini terjadi di tengah konteks konflik berkepanjangan di wilayah pendudukan yang melibatkan militer Israel dan masyarakat lokal di Suriah serta Tepi Barat.

Dataran Tinggi Golan sendiri telah diduduki Israel sejak 1967 dan menjadi salah satu titik panas geopolitik yang terus memicu ketegangan. Pengambilalihan hewan ternak oleh aparat militer adalah salah satu contoh dari berbagai gesekan yang terjadi antara pasukan pendudukan dan warga sipil di kawasan yang rawan konflik ini. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda