Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentara Israel Memukuli Nenek Palestina Hingga Tewas di Tepi Barat

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Rabu, 8 April 2026 - 22:19 WIB

Rabu, 8 April 2026 - 22:19 WIB

15 Views ㅤ

Sabriya Shamasneh berusia 68 tahun tewas setelah dipukuli oleh tentara Israel pada Selasa dini hari, 7 April 2026. (Foto: QNN)

Jayyous, MINA – Tentara Israel memukuli seorang nenek Palestina berusia 68 tahun hingga tewas saat penggerebekan rumahnya di Kota Jayyous, di Tepi Barat bagian utara yang diduduki pada Selasa (7/4).

Quds News Network (QNN) melaporkan pada Rabu (8/4), menurut sumber lokal dan suaminya, Walid Shamasneh, tentara menyerbu rumah Sabriya Shamasneh pada Selasa dini hari, melakukan penggeledahan agresif dan menginterogasi keluarga tersebut.

Suami mengatakan bahwa sesaat sebelum penggerebekan, menantunya mendatanginya dengan ketakutan, karena yakin ada “pencuri” di luar. Ia melaporkan mendengar suara-suara aneh dan memerhatikan bahwa gerbang taman depan telah dibuka paksa.

Pasukan Israel kemudian mendobrak pintu depan, membuat keluarga itu ketakutan.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

“Petugas Israel mulai menanyakan nama-nama orang yang tidak saya kenal. Kemudian mereka memaksa kami semua ke sudut ruangan, sementara mereka menggeledah kamar tidur lainnya,” kata Walid.

Pada suatu saat, Sabriya mencoba bergerak dan memanggil putranya, Hassan, karena takut ia telah ditangkap. Para tentara menanggapi dengan mendorongnya menggunakan senapan mereka, menjatuhkannya ke tanah dan meneriakinya agar diam.

Kepala Sabriya membentur tembok, menyebabkan ia kehilangan kesadaran. Suaminya panik, berteriak dan memohon kepada para tentara untuk membantu, tetapi mereka menolak.

Setelah para tentara pergi, suami dan putra Sabriya segera membawanya ke Rumah Sakit Pemerintah Darwish Nazzal di Qalqilya. Kehadiran kendaraan militer Israel yang besar telah mencegah ambulans mencapai lokasi kejadian.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Di rumah sakit, Sabriya dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya selama penggerebekan tersebut. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Rekomendasi untuk Anda