Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump Ancam Hukuman Mati bagi Anggota Kongres Demokrat yang Picu Ketegangan Politik

Widi Kusnadi Editor : Arif R - Ahad, 23 November 2025 - 07:54 WIB

Ahad, 23 November 2025 - 07:54 WIB

44 Views

Presiden AS Donald Trump. (Gambar: X)

Washington, MINA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu kontroversi setelah menyampaikan ancaman hukuman berat, hingga hukuman mati kepada enam anggota Kongres dari Partai Demokrat yang ia tuduh melakukan tindakan subversif.

Ancaman itu disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial, Jumat (21/11). Al-Jazeera melaporkan.

Dalam pernyataannya, Trump menilai bahwa seruan keenam legislator Demokrat kepada militer Amerika Serikat agar menolak perintah yang dianggap ilegal merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hukum negara.

“Perilaku subversif,” tulis Trump dalam unggahannya, sambil mempertanyakan apakah mereka perlu ditahan dan diadili.

Baca Juga: Israel Terus Nodai Masjid Al-Aqsa, ICJP Surati UNESCO Desak Perlindungan Situs Suci Muslim

Keenam anggota Kongres tersebut sebelumnya merilis video berisi pesan kepada anggota militer dan intelijen agar tetap berpegang pada konstitusi serta menolak setiap perintah yang dinilai melanggar hukum. Mereka menyatakan bahwa sumpah mereka adalah kepada konstitusi, bukan kepada individu pemimpin.

Ancaman Trump itu langsung menuai reaksi dari sejumlah tokoh Demokrat. Mereka menilai pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan ketegangan politik dan dapat membahayakan keselamatan para legislator yang dituduh sebagai pengkhianat.

Sejumlah analis juga menilai retorika keras itu dapat memperdalam polarisasi politik di Washington.

Gedung Putih kemudian memberikan klarifikasi melalui juru bicara Karoline Leavitt. Ia menegaskan bahwa Presiden Trump tidak bermaksud melakukan tindakan kekerasan terhadap para anggota Kongres tersebut, namun menilai langkah mereka mungkin dapat diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Baca Juga: PM Spanyol: Israel Satu-satunya Pelanggar Hukum Internasional di Timur Tengah

Pada video yang dipersoalkan, enam anggota Kongres Demokrat itu adalah Senator Elissa Slotkin dan Mark Kelly, serta anggota DPR Jason Crow, Chris Deluzio, Maggie Goodlander, dan Chrissy Houlahan.

Mereka menyampaikan kekhawatiran bahwa ancaman terhadap konstitusi Amerika Serikat dapat datang dari dalam negeri, terutama menjelang agenda politik nasional tahun depan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Italia Tangguhkan Perjanjian Kerja Sama Militer dengan Israel

Rekomendasi untuk Anda