Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump Isyaratkan AS Akan Keluar dari NATO

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 3 April 2026 - 03:31 WIB

Jumat, 3 April 2026 - 03:31 WIB

49 Views ㅤ

Rapat negara-negara NATO (foto: X)

Washington, MINA – Ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutunya kian memanas setelah Presiden Donald Trump menyebut NATO sebagai “macan kertas” dan mengisyaratkan bahwa negaranya akan keluar karena tidak lagi membutuhkan aliansi militer tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Trump di tengah kekecewaan terhadap negara-negara anggota NATO yang dinilai tidak memberikan dukungan dalam konflik yang melibatkan Iran. Ia bahkan menyatakan bahwa tanpa Amerika Serikat, kekuatan NATO dianggap lemah dan tidak efektif. Al-Jazeera melaporkan, Kamis (2/4).

Trump juga mengungkapkan bahwa opsi untuk menarik Amerika Serikat keluar dari NATO kini semakin terbuka. Sikap ini menjadi kelanjutan dari kritik lama yang kerap ia lontarkan terhadap aliansi tersebut, terutama terkait beban pembiayaan dan kontribusi militer negara-negara Eropa.

Ketegangan meningkat setelah sejumlah negara Eropa menolak terlibat langsung dalam operasi militer Amerika Serikat di Timur Tengah, termasuk terkait pengamanan jalur strategis Selat Hormuz. Penolakan ini memicu kekecewaan Washington dan memperlebar jarak dalam hubungan transatlantik.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

NATO sendiri merupakan aliansi pertahanan yang dibentuk sejak 1949 dengan prinsip utama pertahanan kolektif, di mana serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota. Namun, perbedaan kepentingan dalam konflik terbaru kembali menguji soliditas organisasi tersebut.

Wacana keluarnya Amerika Serikat dari NATO dapat berdampak besar terhadap stabilitas keamanan global. Selain melemahkan aliansi Barat, langkah tersebut juga berpotensi mengubah peta geopolitik dunia, terutama di tengah meningkatnya rivalitas kekuatan besar. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Rekomendasi untuk Anda