Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuh WNI Tewas dalam Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia

Arina Islami Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 13 Mei 2026 - 21:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:59 WIB

42 Views ㅤ

Ilustrasi kapal tenggelam (foto: Istock)
Ilustrasi kapal tenggelam (foto: Istock)

Kuala Lumpur, MINA — Tujuh warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya hilang dalam insiden kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Perak, Malaysia pada awal pekan ini.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, mengatakan ketujuh WNI tersebut ditemukan meninggal dunia dalam proses pencarian yang dilakukan otoritas setempat.

“Dari 14 orang WNI yang sebelumnya dalam proses pencarian, tujuh orang telah ditemukan meninggal dunia dan saat ini berada di rumah sakit di Perak untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh otoritas setempat,” kata Heni dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5). Melansir Antara.

Heni menambahkan, hingga kini tujuh WNI lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim penyelamat Malaysia.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

“Hingga info ini disampaikan, tujuh orang lainnya masih dalam proses pencarian,” ujarnya.

Insiden kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor tersebut melibatkan kapal yang membawa 37 WNI.

Sebanyak 23 WNI berhasil diselamatkan, sementara 14 orang sebelumnya dinyatakan hilang.

Para WNI diduga hendak memasuki Malaysia untuk tujuan bekerja.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Sebagian besar penumpang disebut tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah.

Kepala Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Perak, Mohamad Shukri Khotob, mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan para WNI berangkat dari Kota Kisaran, Sumatra Utara, pada 9 Mei lalu.

Menurutnya, para penumpang memiliki sejumlah tujuan di Malaysia, antara lain Penang, Terengganu, Selangor, dan Kuala Lumpur.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan akan mengirim tim untuk melakukan penelusuran keluarga korban yang diduga berasal dari Sumatra Utara.

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

“Hal tersebut untuk keperluan identifikasi korban yang selamat dan meninggal serta pembuatan dokumen terkait untuk penanganan selanjutnya,” kata Heni.

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur terus berkoordinasi dengan Polis Maritim Malaysia dalam penanganan korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor tersebut.

KBRI juga akan memberikan fasilitasi kekonsuleran dan dokumen perjalanan bagi para WNI sesuai kebutuhan.

Kemlu RI menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi kapal tenggelam di Malaysia itu serta mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jalur nonprosedural atau ilegal untuk bekerja ke luar negeri.[]

Baca Juga: Somalia Tegas Tolak Kehadiran Israel Dalam Keadaan Apa Pun

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
Info MINA
Indonesia