Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Update Haji, 23 Jamaah Indonesia Wafat di Saudi, Puluhan Dirawat Intensif

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 11 Mei 2026 - 17:24 WIB

Senin, 11 Mei 2026 - 17:24 WIB

62 Views ㅤ

Jamaah haji wafat di Tanah Suci (foto: X)

Jakarta, MINA – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melaporkan sebanyak 23 jamaah haji Indonesia meninggal dunia di Arab Saudi hingga awal pekan ini. Selain itu, 67 jamaah lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Tanah Suci akibat berbagai gangguan kesehatan.

Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, pada Senin (11/5) menyampaikan pemerintah terus memantau kondisi jamaah yang sakit melalui petugas kesehatan haji Indonesia di Makkah dan Madinah.

Para petugas juga melakukan pendampingan langsung di hotel, sektor pelayanan, hingga rumah sakit rujukan untuk memastikan jamaah memperoleh penanganan medis yang optimal.

Menurut data terbaru, mayoritas jamaah yang wafat merupakan kelompok lanjut usia dan memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

Baca Juga: 109 Tahun Balfour, Parlemen Arab Tegaskan Hak Palestina Tak Bisa Dihapus oleh Waktu

Cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang dalam beberapa hari terakhir mencapai lebih dari 40 derajat Celsius turut menjadi tantangan berat bagi kondisi fisik jamaah, terutama mereka yang memiliki riwayat hipertensi, jantung, dan diabetes.

Pemerintah Indonesia mengimbau jamaah agar menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih, membatasi aktivitas di bawah terik matahari, serta mematuhi arahan petugas kesehatan.

Jamaah juga diminta tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunnah berlebihan menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang diperkirakan dipadati jutaan umat Islam dari berbagai negara.

Di sisi lain, Kementerian Agama bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) terus memperkuat layanan kesehatan, termasuk distribusi kartu kesehatan jamaah, penyediaan klinik sektor, ambulans, hingga layanan rujukan cepat ke rumah sakit Arab Saudi.

Baca Juga: PM Anwar Ibrahim Waspadai Ancaman Siber Israel

Langkah mitigasi dilakukan menyusul pengalaman musim haji sebelumnya yang diwarnai tingginya kasus kelelahan dan serangan heatstroke akibat cuaca ekstrem di kawasan Timur Tengah.

Musim haji tahun 2026 sendiri menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar pascapandemi, dengan Indonesia kembali memberangkatkan ratusan ribu jamaah ke Tanah Suci.

Pemerintah berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman dan khusyuk, sembari meminta masyarakat di Tanah Air turut mendoakan kesehatan serta keselamatan jamaah Indonesia di Arab Saudi. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

Rekomendasi untuk Anda

Wamenhaj: Data 400 ribu Jamaah Invalid, Antrean Rata-Rata 14 Tahun Saja
Indonesia
Artikel
Indonesia
Dunia Islam
Indonesia